Skip to content
Yellow Desk
Agustus 2, 2026
Minyakita

Key Strategy: Minyakita Bau Solar, DPR Desak Evaluasi Produsen dan Distribusi

Christopher Brown - kabarnaya.com 2 mins read

Key Strategy: Minyakita Berbau Solar, DPR Desak Evaluasi Produsen dan Distribusi Key Strategy menjadi sorotan publik setelah ditemukan adanya minyak goreng

Key Strategy: Minyakita Bau Solar, DPR Desak Evaluasi Produsen dan Distribusi

Key Strategy: Minyakita Berbau Solar, DPR Desak Evaluasi Produsen dan Distribusi

Key Strategy menjadi sorotan publik setelah ditemukan adanya minyak goreng Minyakita yang tercium bau solar. Masalah ini terungkap melalui laporan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, yang menyebutkan temuan produk tidak memenuhi standar mutu. Anggota Komisi VI DPR RI, Nasim Khan, mengungkapkan bahwa kejadian tersebut memperlihatkan kelemahan dalam sistem rantai pasok, sehingga pemerintah perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap produsen dan distributor Minyakita.

Temuan di Klaten Memicu Perhatian DPR

Kasus bau solar pada Minyakita ditemukan di Kecamatan Wedi dan Jogonalan, Kabupaten Klaten, yang kemudian disampaikan ke DPR. Nasim Khan menekankan bahwa masalah ini bukan sekadar kecelakaan kecil, melainkan ancaman terhadap keamanan pangan. “Key Strategy adalah program yang bertujuan memberdayakan rakyat, tetapi jika tidak diawasi dengan baik, bisa berujung pada kerugian masyarakat,” ujar dia.

Minyakita, yang merupakan program pengadaan minyak goreng oleh pemerintah, dirancang untuk menjaga ketersediaan bahan pangan murah bagi masyarakat. Namun, adanya aroma solar pada produk ini menimbulkan keraguan terhadap kualitas dan keamanan. Nasim Khan mengingatkan bahwa key strategy harus dijalankan dengan transparansi dan akuntabilitas, agar konsumen tidak terjebak pada produk yang tidak sesuai standar.

Kerja Sama dengan BUMN Diperkuat untuk Mengatasi Masalah

Perum BULOG telah segera menarik produk Minyakita yang terindikasi tidak memenuhi standar mutu dan menggantinya dengan minyak goreng berkualitas. Langkah ini dinilai positif oleh Nasim Khan, meskipun ia menekankan bahwa key strategy tidak boleh berhenti di sana. “Key Strategy harus dijalankan secara terpadu, mulai dari produksi hingga distribusi, agar tidak ada celah untuk penyebaran produk tak layak,” terangnya.

Menurut Nasim Khan, adanya masalah ini menunjukkan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap seluruh tahapan rantai pasok Minyakita. Ia menyarankan Kementerian Perdagangan untuk mengaudit produsen dan distributor, serta menegaskan peran BUMN dalam mengontrol distribusi. “Key Strategy tidak hanya tentang harga murah, tetapi juga kualitas produk yang harus dijaga agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga,” imbuhnya.

Kasus bau solar pada Minyakita menimbulkan kekhawatiran akan keterlibatan pihak-pihak yang tidak memenuhi syarat. Nasim Khan mengingatkan bahwa pemerintah perlu memberikan sanksi tegas kepada pelaku kesalahan, baik yang sengaja maupun lalai. “Key Strategy harus menjadi jaminan bagi rakyat, bukan justru menyebabkan ketidaknyamanan,” katanya.

Di sisi lain, program Key Strategy dinilai berhasil dalam memberikan akses minyak goreng yang lebih murah. Namun, masalah ini menjadi momentum untuk merevisi sistem pengawasan. Nasim Khan meminta pemerintah memperkuat kerja sama dengan lembaga pengawas dan melakukan evaluasi berkala untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. “Key Strategy adalah strategi penting, tetapi kita harus selalu siap menghadapi tantangan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *