Skip to content
Yellow Desk
Agustus 2, 2026
Tni

TNI AL Lakukan Simulasi Operasi Serbuan Udara Pakai Pesawat MV-22 Osprey Amerika Serikat

Christopher Brown - kabarnaya.com 2 mins read

TNI AL Terlibat dalam Latihan Gabungan Multinasional di Amerika Serikat TNI AL Lakukan Simulasi Operasi Serbuan - Pasukan Marinir TNI AL mengikuti program

TNI AL Lakukan Simulasi Operasi Serbuan Udara Pakai Pesawat MV-22 Osprey Amerika Serikat

TNI AL Terlibat dalam Latihan Gabungan Multinasional di Amerika Serikat

TNI AL Lakukan Simulasi Operasi Serbuan – Pasukan Marinir TNI AL mengikuti program latihan bersama dengan negara-negara mitra, termasuk Malaysia, Fiji, Peru, Sri Lanka, dan Filipina, di pangkalan militer Amerika Serikat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan tempur secara udara serta teknik perang dekat.

Latihan RIMPAC 2026 Berlangsung di Hawaii

Kegiatan dilakukan sebagai bagian dari RIMPAC 2026 yang berlangsung di Marine Corps Training Area Bellows, Hawaii. Latihan ini melibatkan sejumlah besar personel dari berbagai negara, termasuk 35 anggota TNI AL yang terlibat dalam program besar ini.

Menurut Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir Kolonel (Mar) Rana Karyana, latihan telah dimulai sejak Jumat (26/5). “Prajurit Marinir Indonesia melakukan latihan Air Assault Operation dan Close Quarter Battle (CQB) bersama pasukan dari berbagai negara peserta,” jelas Rana.

“Dalam operasi Air Assault, prajurit menggelar simulasi serbuan udara menggunakan pesawat MV-22 Osprey. Mereka mengikuti skenario penyerangan dari pendaratan hingga tempur di darat,” tambah Rana.

Latihan CQB lebih menekankan pada penguasaan kemampuan tempur jarak dekat. Peserta TNI AL serta anggota tentara dari negara lain di RIMPAC berlatih secara intensif untuk meningkatkan kesiapan operasional.

Rana menegaskan bahwa seluruh rangkaian latihan berjalan lancar. Prajurit dinilai mampu menampilkan performa maksimal dalam ajang multinasional tersebut. Personel juga terus siap mengikuti sesi latihan gabungan berikutnya yang dijadwalkan dalam rangka RIMPAC.

Sebelumnya, prajurit Marinir telah mengikuti beberapa latihan khusus. Salah satunya adalah latihan menembak zeroing dan marksmanship di Lapangan Tembak Jusman Puger, Jakarta Selatan, pada Senin (8/6). Mereka juga berlatih operasi tempur di Lapangan Udara Pondok Cabe, Tangerang, pada Sabtu (20/6), termasuk teknik mobility udara (mobud) dan fastrope.

Mobud mengacu pada cara memindahkan pasukan ke target tempur melalui udara, sementara fastrope adalah metode turun dari helikopter dengan menggunakan tali. Kedua teknik ini menjadi bagian penting dari persiapan untuk operasi bersama di tingkat internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *