Polresta Padang Periksa Pelajar Diduga Terlibat Pembuatan Bom
Didampingi Orangtua – Polresta Padang, Sumatera Barat, sedang melakukan pemeriksaan terhadap seorang pelajar berusia 17 tahun yang diduga terlibat dalam pembuatan bom rakitan setelah terjadi ledakan di lingkungan sekolah MAN 3 Padang pada siang hari.
Didampingi Orang Tua dalam Pemeriksaan
Kasatreskrim Polresta Padang, Kompol M Yasin, mengatakan bahwa pelaku, yang diberi inisial R, telah diamankan dan diperiksa secara awal. Menurut dia, dalam proses penyelidikan, R diperiksa bersama orang tua kandungnya.
“Karena masih berstatus anak, R menjalani pemeriksaan dengan pendampingan orang tua,” ujar Kasatreskrim.
Deteksi Aktivitas dan Motif Pembuatan Bom
Pemeriksaan bertujuan untuk memperdalam aktivitas R, mulai dari pengumpulan bahan baku, penggunaan peralatan, teknik perakitan, hingga alasan pembuatan bom tersebut. Sementara itu, R ditemukan mempelajari cara membuat bom secara mandiri melalui media online.
Peristiwa Ledakan dan Koordinasi dengan Tim Antiteror
Peristiwa ledakan terjadi sekitar pukul 11.30 WIB, meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian tersebut mengagetkan warga sekolah dan menyebabkan sejumlah barang mengalami kerusakan. Setelah insiden, R langsung diamankan ke Polresta Padang untuk menjalani pemeriksaan awal.
Dilansir Antara, penanganan kasus ini masih menunggu koordinasi dengan Markas Besar Polri dan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror, serta arahan dari Kapolresta Padang. (*)
