Kylian Mbappe Ungguli Messi dengan 2 Gol di Piala Dunia 2026, Merebut Rekor Pencetak Gol Terbanyak
Cetak 2 Gol saat Timnas Prancis – Kylian Mbappe mencetak dua gol dalam laga perebutan posisi ketiga Piala Dunia 2026, meski Prancis kalah 4-6 dari Inggris di Stadion Miami, Amerika Serikat, pada 19 Juli 2026. Penampilan gemilang pemain 25 tahun ini membuatnya menggeser Lionel Messi dari posisi kedua menjadi pemimpin daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen. Dengan total 22 gol, Mbappe mencetak rekor baru yang tak hanya terkait jumlah gol, tetapi juga mengubah persaingan antara dirinya dan Messi dalam konteks sejarah sepak bola internasional.
Pertandingan Menarik dan Dinamika Gol
Laga antara Prancis dan Inggris menjadi salah satu pertandingan terpanas di babak grup Piala Dunia 2026. Inggris mendominasi sepanjang pertandingan, dengan empat gol di babak pertama yang dibukukan oleh Declan Rice (3′), Ezri Konsa (18′), Bukayo Saka (37′) dan Saka kembali mencetak gol di menit ke-45+1. Prancis mencoba bangkit, tetapi tekanan lawan terus berlanjut. Mbappe mencetak gol pertama menit ke-48, memperkecil ketertinggalan menjadi 2-4, sebelum Bradley Barcola menambah skor menjadi 2-5 di menit ke-66. Namun, tekanan Inggris tak berhenti, dengan Saka menambah keunggulan menjadi 5-2 dan Jude Bellingham mengakhiri laga dengan gol keempat di menit ke-90+8.
Di sisi lain, Mbappe memberikan penampilan luar biasa meski timnya gagal memperbaiki hasil sebelumnya. Dua golnya tidak hanya menempatkannya di puncak daftar pencetak gol, tetapi juga mencatatkan sejumlah rekor menarik, seperti jumlah gol dalam pertandingan kedua di babak grup. Penampilan ini menegaskan bahwa Mbappe tetap menjadi bintang utama di Piala Dunia, bahkan ketika Prancis tak mampu mencapai tujuan akhir.
Rekor Pencetak Gol dan Pertarungan dengan Messi
Sebagai salah satu pemain paling berbakat sepanjang masa, Mbappe telah menorehkan sejarah baru dalam Piala Dunia. Dalam 22 pertandingan sejak edisi 2018, ia mencetak 22 gol, termasuk empat di 2018, delapan di 2022, dan sepuluh di 2026. Pencapaian ini menjadikannya sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah turnamen, mengungguli Messi yang sebelumnya mengoleksi 21 gol. Meski demikian, Messi masih memiliki satu pertandingan tersisa, yaitu di final melawan Spanyol, yang akan menjadi ajang final untuk menentukan siapa yang lebih unggul.
“Saya lebih memilih tidak menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah bila itu berarti bisa bermain di final besok. Ini bagus untuk warisan karier saya, tetapi saat ini itu bukan hal pertama yang ada di pikiran saya,” ujar Mbappe setelah pertandingan, seperti dikutip dari Fabrizio Romano. Pernyataan ini menunjukkan bahwa fokusnya tetap pada keberhasilan tim, meski rekor individu menjadi pencapaian luar biasa.
Karier Mbappe dan Komentar dari Pelatih
Karier internasional Mbappe terus memperlihatkan konsistensi dan kualitas. Sejak tampil di Piala Dunia 2018, ia menjadi simbol perubahan dalam sepak bola Prancis, dengan kemampuan fisik dan teknik yang luar biasa. Di Piala Dunia 2022, Mbappe tidak hanya menjadi bintang utama timnas Prancis yang finish runner-up, tetapi juga mencetak delapan gol, termasuk empat di babak grup dan empat di babak final. Di 2026, keberhasilannya mencetak dua gol dalam laga melawan Inggris menegaskan bahwa ia tetap menjadi ancaman besar bagi semua lawan.
Pelatih Prancis, Didier Deschamps, memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Mbappe. “Kylian adalah salah satu pemain terbaik di dunia, dan penampilannya hari ini menunjukkan betapa tangguhnya ia dalam situasi sulit,” kata Deschamps. Meski timnya kalah, Mbappe tetap menjadi pusat perhatian karena kontribusinya terhadap rekor sepanjang sejarah Piala Dunia.
Kompetisi Sepatu Emas dan Posisi Messi
Dalam konteks sepak bola internasional, Mbappe juga mengungguli Messi di klasemen Sepatu Emas. Dengan 10 gol di 2026, ia berada di puncak dengan selisih dua gol dari Messi, yang sebelumnya mencetak sembilan gol. Meski Messi masih memiliki peluang untuk mengejar, rekor Mbappe menunjukkan bahwa dia mungkin akan menjadi penulis sejarah baru dalam kategori ini.
Pertandingan final Piala Dunia 2026 yang melibatkan Messi dan Spanyol akan menjadi momen kritis. Jika Messi mampu mencetak satu gol atau lebih, ia bisa mengejar rekor Mbappe. Namun, keberhasilan Mbappe dalam mencetak dua gol di babak grup memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa, terlepas dari hasil akhir timnya.
Masa Depan Sepak Bola Internasional
Kemenangan Inggris atas Prancis dalam laga tersebut tidak hanya menentukan posisi ketiga di Piala Dunia 2026, tetapi juga menjadi bahan perbandingan untuk memahami evolusi sepak bola modern. Mbappe, yang sejak 2018 menjadi simbol keberhasilan Prancis di tingkat internasional, kini mengukir jejaknya sendiri di sejarah sepak bola global. Dengan pencapaian ini, ia memperkuat dominasi timnas Prancis sebagai salah satu tim terbaik di dunia.
Sementara itu, Messi tetap menjadi ikon sepak bola yang tak tergantikan. Meski kini dikejar oleh Mbappe, penampilan luar biasa pemain Argentina ini tetap menegaskan bahwa ia masih menjadi referensi utama bagi banyak pemain dan penggemar. Kedua pemain ini menciptakan persaingan yang menarik, dengan Mbappe menunjukkan performa yang lebih dominan di babak grup dan Messi masih punya peluang untuk menutup babak ini dengan gemilang.
