Molina, Paredes, Almada, Ayala Jadi Target Investigasi FIFA
Molina – Kekalahan Argentina di final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol memicu tindakan penyelidikan oleh FIFA. Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) mengumumkan investigasi terhadap empat anggota skuad Argentina serta asisten pelatihnya, Roberto Ayala, setelah keributan terjadi di Stadion MetLife, New Jersey, pada Senin (20/1) kemarin.
Dalam pernyataan yang dikutip dari BBC, Selasa (21/7), FIFA menunjuk jaksa disiplin dan etik untuk menyelidiki insiden memalukan itu.
Nama-Nama Skuad Argentina yang Disorot
Empat nama disebut dalam laporan awal: Nahuel Molina, Leandro Paredes, Thiago Almada, dan Roberto Ayala. Mereka diduga melakukan kontak fisik dengan pemain Spanyol selama perayaan juara, yang berujung pada skandal di luar lapangan.
Kronologis Aksi Memalukan 4 Skuad Argentina
Kericuhan dimulai saat Rodri, gelandang Spanyol, berlari dari bangku cadangan untuk bergabung dengan tim. Molina diduga menendang perut Rodri, memicu konfrontasi. Bek Spanyol Eric García lalu menghampiri untuk membela rekan. Paredes terlihat mendorong dan menyentuh leher García.
Almada kemudian menyebabkan Gavi terjatuh saat mencoba meredakan situasi. Paredes juga ikut mendorong Gavi hingga jatuh di lapangan. Ayala, asisten pelatih Argentina, diduga memegang leher García. Eks bek Timnas Argentina itu juga terlibat kontak dengan Dani Olmo, gelandang Spanyol.
Sanksi Berat Ancam Federasi Sepak Bila Argentina
FIFA menyatakan bahwa siapa pun dari pemain atau pelatih yang terbukti bersalah akan dikenai hukuman larangan bermain. Selain itu, Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) mungkin terkena denda atas perilaku tidak sportif timnya.
Insiden ini menambah catatan buruk Argentina yang gagal mempertahankan gelar juara dunia. Kekalahan 0-1 dari Spanyol kini diperparah dengan ancaman sanksi disiplin. (*)
