Gas Beracun dan Longsor, Kawah Ciremai Bukan Tempat Wisata
Gas Beracun dan Longsor – Video pendaki yang viral di media sosial menimbulkan kecaman dari Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC). Sejak Selasa (21/7), pihak TNGC memberikan pernyataan resmi terkait aktivitas tersebut.
Risiko Kawah: Bahaya Tidak Terduga
Kepala Balai TNGC, Toni Anwar, menegaskan bahwa kawah merupakan wilayah yang tidak boleh dikunjungi oleh pengunjung atau pendaki. Area ini berstatus sebagai zona inti yang memerlukan pengawasan ketat.
Dijelaskan Toni, kawasan kawah memiliki potensi bahaya tinggi. Medan yang curam dan tidak stabil, serta risiko longsor dan guguran batu, membuatnya rentan terhadap kecelakaan.
Ancaman terhadap Ekosistem
Toni juga menyoroti dampak negatif masuknya pendaki ke kawah. Tindakan ini bisa merusak lingkungan konservasi yang vital. Kawasan inti Gunung Ciremai berfungsi sebagai penjaga keseimbangan ekosistem.
“Menaati seluruh aturan dan SOP pendakian yang berlaku di TNGC hanya melakukan aktivitas pendakian pada jalur resmi yang telah ditetapkan, serta tidak memasuki area kawah/zona inti demi keselamatan bersama,” tandas orang nomor satu di Balai TNGC itu. (*)
