Skip to content
Yellow Desk
Agustus 2, 2026
Polisi

Atlet Golf Diduga Diculik Justru Terbang ke Malaysia

Christopher Brown - kabarnaya.com 2 mins read

Kasus dugaan penculikan terhadap seorang perempuan yang dikenal sebagai atlet golf, berinisial J, kini semakin jelas. Berdasarkan informasi dari Polres Metro

Atlet Golf Diduga Diculik Justru Terbang ke Malaysia

Manifes Penerbangan Ungkap Perjalanan Atlet Golf ke Malaysia

Kabarnaya.com – Kasus dugaan penculikan terhadap seorang perempuan yang dikenal sebagai atlet golf, berinisial J, kini semakin jelas. Berdasarkan informasi dari Polres Metro Jakarta Pusat, nama J tercatat dalam manifes penerbangan yang menuju Kuala Lumpur, Malaysia. Perjalanan ini terjadi tepat sehari setelah kejadian yang pertama kali dilaporkan di wilayah Mangga Besar.

Penyelidikan Masih Berjalan

Kehadiran bukti perjalanan ke luar negeri tidak serta merta menutup kasus ini. Roby, seorang pejabat kepolisian, menyatakan bahwa para penyidik masih terus melakukan pendalaman untuk menentukan apakah peristiwa tersebut merupakan tindak pidana. “Kami masih melakukan serangkaian kegiatan untuk memastikan apakah ini sebuah perbuatan pidana atau tidak,” kata Roby seperti yang dikutip media pada Rabu (22/7).

Hasil penyelidikan awal menunjukkan adanya kesaksian yang mendukung klaim bahwa J dibawa secara paksa ke dalam sebuah mobil. Namun, pemeriksaan terhadap rekaman CCTV di lokasi kejadian belum memberikan hasil yang memuaskan. “Kebetulan tidak ditemukan kamera yang mengarah atau merekam kejadian tersebut. Tapi saksi-saksi menyampaikan ada peristiwa itu,” tambah perwira polisi dengan pangkat melati dua tersebut.

Pemeriksaan Kerabat dan Klarifikasi Motif

Para penyidik saat ini telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua kerabat J yang turut bepergian ke Malaysia, salah satunya adalah ayah korban. Langkah ini bertujuan untuk mengklarifikasi urutan peristiwa dan memastikan bahwa korban dalam keadaan aman. Menariknya, pelapor yang berinisial NA—seorang teman dekat J—telah mencabut laporannya secara tertulis pada hari Minggu (19/7). Meskipun demikian, menurut laporan dari Antara, proses penyelidikan tidak dihentikan.

“Kami belum menghentikan penyelidikan sampai dapat memastikan keamanan korban dan memastikan bahwa peristiwa ini bukan pidana,” tegas Roby.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *