Skip to content
Yellow Desk
Agustus 2, 2026
Nanik

Nanik Tidak Lepas Dari BGN, Bakal Jadi Dewan Pengawas

Elizabeth Davis - kabarnaya.com 3 mins read

Presiden Prabowo Subianto telah resmi menunjuk mantan Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik Sudaryati Deyang, untuk melanjutkan perannya di lembaga tersebut

Nanik Tidak Lepas Dari BGN, Bakal Jadi Dewan Pengawas

Nanik Tidak Lepas Dari BGN Bakal Tetap Berkontribusi Sebagai Dewan Pengawas

Kabarnaya.com – Presiden Prabowo Subianto telah resmi menunjuk mantan Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik Sudaryati Deyang, untuk melanjutkan perannya di lembaga tersebut. Meskipun sebelumnya ia mengumumkan pengunduran diri dengan alasan menjalani proses pengobatan, keputusan ini menunjukkan bahwa kontribusi Nanik tidak akan berhenti begitu saja. Posisi barunya adalah sebagai anggota dewan pengawas yang akan memantau dan memberikan arahan strategis bagi jalannya lembaga.

Keputusan ini tentu menjadi kabar baik bagi stabilitas program makan bergizi gratis (MBG) yang sedang berjalan. Dengan pengalaman yang telah dimiliki Nanik selama memimpin BGN, kehadirannya di posisi baru diharapkan dapat memberikan continuity dan konsistensi dalam pengelolaan program nasional ini. Setelah pengumuman resmi tersebut, Nanik sempat menyampaikan candaan ringan bahwa ia masih mampu memberikan masukan berharga, dengan satu syarat sederhana yaitu tidak lagi menangani urusan keuangan lembaga secara langsung.

Dampak Ekonomi Program MBG Terlihat Nyata

Di luar pengunduran dirinya dari posisi kepala, Nanik tidak lupa menyoroti dampak positif program makan bergizi gratis terhadap perekonomian rakyat Indonesia. Ia secara tegas menyebut bahwa multiplier effect dari program tersebut terbukti menggerakkan sektor ekonomi di tingkat bawah secara signifikan. Program ini tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan anak-anak, tetapi juga menjadi penopang kehidupan banyak petani, peternak, dan pedagang di seluruh Indonesia.

Kondisi ini terlihat sangat nyata ketika program MBG dihentikan sementara selama masa libur sekolah. Pada periode tersebut, banyak hasil pertanian dan peternakan yang tidak terserap pasar dengan baik, sehingga harga komoditas sempat mengalami penurunan yang cukup signifikan. Para pedagang juga mengalami kesulitan dalam memasarkan dagangan mereka dan terpaksa membuang sayur serta buah-buahan karena tidak laku dijual.

3 Minggu libur sekolah dan MBG libur, petani dan peternak mengeluh karena hasil pertanian dan peternakan mereka tidak terserap dan harganya jatuh. Demikian juga pedagang di pasar juga sampai harus membuang-buang sayur dan buahnya.

Program MBG Bukan Sekedar Alat Politik

Nanik menegaskan dengan kuat bahwa program makan bergizi gratis ini bukan sekadar alat politik seperti tuduhan sebagian kalangan yang skeptis. Tujuan utamanya adalah intervensi gizi untuk anak-anak agar tumbuh menjadi generasi emas Indonesia sekaligus menjaga kesehatan mereka secara menyeluruh. Program ini merupakan investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa yang lebih sehat dan produktif.

Jadi kalau ada yang bilang 82 juta penerima manfaat itu untuk Pemilu 2029 mohon diluruskan pemikiran itu agar kita bersama-sama bisa menerima program MBG sebagai program mulia untuk memperbaiki masa depan generasi kita.

Sudaryono Siap Langsung Menjalankan Tugas

Sementara itu, Sudaryono yang baru dilantik sebagai Kepala BGN oleh Presiden Prabowo di Istana Negara Jakarta pada hari Rabu, menyatakan kesiapannya untuk segera bekerja keras. Ia berkomitmen penuh untuk menyukseskan program makan bergizi gratis yang telah menjadi prioritas nasional. Kehadirannya diharapkan dapat melanjutkan visi dan misi yang telah dirintis oleh pendahulunya.

Di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Sudaryono menyampaikan tekadnya dengan tegas dan penuh semangat. Ia mengatakan akan langsung datang ke kantor, mengadakan rapat koordinasi, dan membereskan berbagai program yang sedang berjalan tanpa penundaan. Dengan dukungan Nanik sebagai dewan pengawas, diharapkan transisi kepemimpinan ini dapat berjalan mulus dan program MBG terus memberikan manfaat optimal bagi masyarakat Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *