Skip to content
Yellow Desk
Agustus 2, 2026
Discus

Rekaman Legendaris Discus dari Swiss Akhirnya Resmi Dirilis

Sandra Moore - kabarnaya.com 3 mins read

Rekaman Legendaris Discus dari Swiss akhirnya resmi dirilis setelah menunggu lebih dari dua puluh tahun. Dokumentasi konser yang selama ini hanya dikenal oleh

Rekaman Legendaris Discus dari Swiss Akhirnya Resmi Dirilis

Album Live Discus dari Swiss Resmi Hadir Setelah Dua Dekade

Kabarnaya.com – Rekaman Legendaris Discus dari Swiss akhirnya resmi dirilis setelah menunggu lebih dari dua puluh tahun. Dokumentasi konser yang selama ini hanya dikenal oleh para penikmat progressive rock di Indonesia dan mancanegara kini hadir dalam format compact disc melalui kolaborasi dengan label rekaman demajors. Penampilan bersejarah band tersebut di ProgSol Festival, Pratteln, Swiss, kini dapat dinikmati oleh publik luas. Peluncuran album bertajuk Live in Switzerland 2005 terjadi pada tanggal 17 Juli 2026, membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk menikmati salah satu dokumentasi konser paling bersejarah dalam perjalanan panjang band tersebut.

Merekam Momen Berharga di Festival Eropa

Live in Switzerland 2005 mendokumentasikan secara utuh aksi panggung Discus saat tampil di ProgSol Festival 2005. Festival progressive rock ini merupakan salah satu yang paling bergengsi di Eropa dan digelar di kota Pratteln, Swiss. Penampilan tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan internasional Discus dan menunjukkan kualitas musik mereka di kancah dunia.

Sejak akhir 1990-an, band ini dikenal sebagai salah satu grup progressive music paling khas dan inovatif yang lahir dari Asia.

Nilai historis album ini semakin kuat karena kualitas audionya yang luar biasa. Proses perekaman konser dilakukan langsung oleh Jörg Naegeli, mantan bassist band rock asal Swiss, Krokus, yang kemudian membangun reputasi sebagai salah satu sound engineer terbaik di negaranya. Rekaman Legendaris Discus dari Swiss ini menangkap setiap nuansa musik dengan presisi tinggi, menjadikan dokumentasi tersebut sebagai karya audio yang tak ternilai harganya bagi para penggemar.

Dari Koleksi Terbatas Hingga Rilisan Global

Selama bertahun-tahun, dokumentasi konser tersebut hanya beredar di kalangan terbatas sehingga sulit diakses publik. Sebelum dirilis secara luas, Live in Switzerland 2005 hanya tersedia sebagai bagian dari box set eksklusif yang diterbitkan Diskunion di Jepang pada tahun 2024. Koleksi terbatas ini menjadi incaran para kolektor dan penggemar progressive rock di seluruh dunia.

Rilisan tersebut memperoleh respons positif dari komunitas progressive music dunia dan bahkan sempat menjadi salah satu produk terlaris. Melalui kerja sama dengan demajors, album ini kini hadir sebagai rilisan mandiri sehingga dapat dinikmati oleh lebih banyak pendengar, baik di Indonesia maupun di berbagai negara. Kehadiran Rekaman Legendaris Discus dari Swiss ini menandai era baru bagi band tersebut dalam menjangkau audiens global.

Peluncuran Album di Jakarta

Bertepatan dengan hari perilisannya, Discus menggelar acara peluncuran album di Gramedia Jalma, Melawai, Jakarta Selatan. Dalam kegiatan tersebut, pengunjung diajak mengikuti listening session, menyaksikan pemutaran video penampilan Discus di Swiss, membeli CD secara langsung, berbincang dengan para personel mengenai proses dan perjalanan album, hingga mendapatkan tanda tangan mereka. Acara ini menjadi momen spesial bagi para penggemar yang telah lama menantikan kehadiran album ini.

Perilisan Live in Switzerland 2005 juga menandai babak baru perjalanan Discus yang kembali aktif berkarya. Di sisi lain, album ini menjadi bentuk penghormatan kepada para personel Discus yang telah berpulang, yakni Anto Praboe, Kiki Caloh, dan Eko Partitur, atas kontribusi mereka dalam perjalanan panjang band tersebut. Kehadiran Rekaman Legendaris Discus dari Swiss ini bukan hanya sekadar album live, melainkan warisan musik yang akan terus menginspirasi generasi mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *