KabarNaya
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

IMSO Ke-23 Digelar di Indonesia: 404 Murid dari 23 Negara Adu Kemampuan Matematika dan Sains

Published Oktober 4, 2026 · Updated Oktober 4, 2026 · By Robert Rodriguez - kabarnaya.com

Foto : Robert Rodriguez - kabarnaya.com

Indonesia Jadi Tuan Rumah IMSO ke-23, Ratusan Siswa SD dari 23 Negara Berlaga

Kabarnaya.com – Indonesia kembali menerima peserta olimpiade internasional tingkat sekolah dasar melalui International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) ke-23. Sebanyak 404 murid dari 23 negara berkumpul untuk menunjukkan kemampuan mereka di bidang matematika dan sains dalam kegiatan yang berlangsung pada 2 hingga 7 Oktober 2026.

Ajang ini dibuka secara resmi oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Pembukaan dilaksanakan di Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia Kemendikdasmen di Depok, Jawa Barat. Kehadiran peserta dari berbagai negara menjadikan IMSO bukan sekadar perlombaan akademik, melainkan juga pertemuan lintas budaya bagi pelajar berprestasi.

Tema yang diusung pada penyelenggaraan tahun ini adalah “Where Young Minds Meet, Discover, Compete, and Inspire!”. Tema tersebut menekankan peran kompetisi sebagai tempat bagi anak-anak untuk bertemu, mengeksplorasi pengetahuan, bersaing secara sehat, dan saling memberi inspirasi.

Kompetisi Akademik dan Pertukaran Pengalaman

IMSO mempertemukan siswa sekolah dasar yang memiliki ketertarikan kuat terhadap matematika serta sains. Pada usia yang masih muda, para peserta telah melalui proses seleksi dan persiapan untuk menghadapi soal-soal yang menuntut ketelitian, penalaran, kreativitas, serta kemampuan memecahkan masalah.

Kompetisi utama IMSO ke-23 dijadwalkan berlangsung pada 4 dan 5 Oktober 2026. Peserta akan mengikuti tiga kategori perlombaan, yakni Teori I, Teori II, serta Eksplorasi dan Eksperimen. Pembagian kategori ini memberi ruang bagi peserta untuk memperlihatkan kemampuan memahami konsep, menyelesaikan persoalan tertulis, dan menerapkan pengetahuan sains melalui kegiatan eksploratif.

Matematika dan sains merupakan bidang yang tidak hanya mengandalkan hafalan. Peserta ditantang untuk membaca persoalan dengan cermat, mengenali pola, menyusun langkah penyelesaian, serta menghubungkan konsep dengan situasi yang dihadapi. Dalam kategori eksperimen, kemampuan bekerja secara runtut dan memahami proses pengamatan juga menjadi bagian penting dari pengalaman kompetisi.

Bagi peserta, IMSO menghadirkan kesempatan untuk melihat bahwa pembelajaran dapat melampaui ruang kelas. Mereka dapat berinteraksi dengan pelajar dari negara lain, mengenal cara pandang yang berbeda, serta membangun pengalaman bersama melalui semangat akademik. Pertemuan semacam ini juga dapat menumbuhkan rasa percaya diri bagi siswa untuk terus mengembangkan minatnya pada ilmu pengetahuan.

Kami berharap IMSO tidak hanya menjadi arena bertanding, tetapi juga sarana membangun rasa kebersamaan, berbagi pengalaman, dan memperluas jaringan antar-generasi muda berprestasi dari berbagai belahan dunia,

Pernyataan Abdul Mu’ti tersebut menegaskan bahwa hasil perlombaan bukan satu-satunya tujuan kegiatan. Proses bertemu, berbagi pengalaman, dan membangun hubungan antarpeserta menjadi nilai penting dalam penyelenggaraan olimpiade internasional ini.

Kembali ke Tempat Awal IMSO

Penyelenggaraan IMSO ke-23 di Indonesia memiliki arti khusus dalam sejarah kompetisi tersebut. Ketua Umum IMSO Raden Ridwan Hasan Saputra menggambarkan kembalinya ajang ini ke Indonesia sebagai momen “pulang ke rumah”.

IMSO pertama kali digagas dan diselenggarakan di Jakarta pada 2004. Sejak saat itu, kompetisi ini telah berlangsung di berbagai negara. Perjalanannya juga sempat berubah selama pandemi, ketika pelaksanaan IMSO dilakukan secara daring pada periode 2020 sampai 2023.

Setelah fase daring tersebut, IMSO digelar di Malaysia pada 2025. Kini, pada 2026, Indonesia kembali menjadi tuan rumah. Kembalinya ajang ini memberi makna tersendiri karena negara ini menjadi lokasi awal lahirnya kompetisi matematika dan sains internasional untuk siswa sekolah dasar tersebut.

Sejarah itu memperlihatkan keberlanjutan IMSO sebagai wadah pembinaan prestasi akademik anak-anak. Dari satu penyelenggaraan ke penyelenggaraan berikutnya, kompetisi ini menghadirkan ruang bagi peserta muda untuk menguji kemampuan mereka dalam suasana internasional.

63 Wakil Indonesia Siap Mengikuti Perlombaan

Indonesia mengirimkan 63 peserta terbaik untuk mengikuti IMSO ke-23. Mereka berasal dari kalangan peraih medali Olimpiade Sains Nasional atau OSN, serta siswa yang berhasil melewati tiga tahapan seleksi mandiri yang diselenggarakan KPM.

Proses seleksi tersebut menunjukkan bahwa para wakil Indonesia telah menempuh tahapan persiapan sebelum memasuki kompetisi internasional. Mereka akan bersaing bersama ratusan peserta dari negara lain dalam bidang yang membutuhkan kemampuan berpikir logis dan ketekunan belajar.

Kehadiran 63 siswa Indonesia juga menjadi kesempatan untuk memperlihatkan semangat belajar generasi muda di panggung internasional. Pada saat yang sama, peserta dapat memperoleh pengalaman berharga dari suasana kompetisi yang mempertemukan beragam latar belakang, kebiasaan belajar, dan budaya.

IMSO ke-23 berlangsung selama enam hari, dari 2 hingga 7 Oktober 2026. Selain rangkaian kompetisi pada 4 dan 5 Oktober, keseluruhan kegiatan menjadi kesempatan bagi peserta untuk menjalani pengalaman pendidikan yang lebih luas. Mereka tidak hanya datang untuk memperoleh hasil terbaik, tetapi juga untuk belajar menghadapi tantangan, menghargai proses, dan menjalin pertemanan dengan pelajar dari berbagai belahan dunia.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is IMSO Ke 23 Digelar di Indonesia?

IMSO Ke 23 Digelar di Indonesia is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does IMSO Ke 23 Digelar di Indonesia matter?

IMSO Ke 23 Digelar di Indonesia matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.