KabarNaya
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

John Herdman Ungkap Drama Menit Akhir Timnas Indonesia vs Bangladesh

Published Oktober 2, 2026 · Updated Oktober 2, 2026 · By Jennifer Rodriguez - kabarnaya.com

Foto : Jennifer Rodriguez - kabarnaya.com

Indonesia Menang Besar, Drama Injury Time Jadi Sorotan

Kabarnaya.com – Timnas Indonesia memastikan langkah ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menundukkan Bangladesh dengan skor telak 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10) malam WIB. Meski hasil akhirnya terlihat meyakinkan, laga tersebut sempat menghadirkan situasi menegangkan pada pengujung pertandingan.

Skuad Garuda tampil dengan tuntutan untuk mengejar produktivitas gol Malaysia. Kondisi itu membuat Indonesia terus menekan dan berupaya menciptakan sebanyak mungkin peluang hingga peluit panjang. Dalam atmosfer pertandingan yang intens, persoalan tambahan waktu pada babak kedua justru memunculkan kebingungan di lapangan.

Awalnya, papan yang diangkat ofisial keempat menunjukkan tambahan waktu dua menit. Keputusan tersebut segera memancing reaksi dari para pemain dan staf pelatih Indonesia. Mereka menilai durasi itu tidak sebanding dengan sejumlah penghentian yang terjadi sepanjang paruh kedua, termasuk pemeriksaan Video Assistant Referee atau VAR.

Papan Tambahan Waktu Dikoreksi

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengakui bahwa angka dua menit yang pertama kali ditampilkan membuat suasana di stadion menjadi tidak jelas. Ia pun mendatangi ofisial keempat untuk meminta penjelasan mengenai keputusan tersebut.

“Ya, saya juga tidak yakin. Ketika mereka mengangkat papan yang menunjukkan tambahan waktu dua menit, saya pikir semua orang di stadion tahu bahwa ada kesalahan,” kata John Herdman seusai pertandingan.

Setelah komunikasi dilakukan di pinggir lapangan, perangkat pertandingan mengubah tambahan waktu menjadi lima menit. Namun, perubahan itu terjadi ketika konsentrasi para pemain sedang terganggu oleh polemik yang muncul. Situasi tersebut dimanfaatkan Bangladesh untuk mencetak gol ke gawang Indonesia.

Bagi sebuah tim yang sedang memburu selisih gol, momentum kecil di menit akhir dapat memiliki dampak besar. Fokus pemain harus tetap terjaga, sementara arahan dari bangku cadangan juga perlu segera diterima di tengah perubahan situasi pertandingan. Indonesia sempat kehilangan kendali sesaat ketika durasi injury time menjadi perdebatan.

“Namun, pada momen itu mereka mencetak gol karena para pemain kami kebingungan. Mereka tidak fokus. Saya pikir itu menjadi momen yang sulit bagi kami,” jelas mantan pelatih Timnas Kanada tersebut.

Respons Positif Setelah Kebobolan

Herdman tetap melihat sisi positif dari reaksi timnya setelah melalui momen sulit itu. Kebobolan pada fase akhir pertandingan tidak membuat para pemain kehilangan semangat. Mereka mampu kembali mengelola permainan dan menjaga target besar untuk mencapai partai puncak.

Kevin Diks dan rekan-rekannya menunjukkan mental bertanding yang kuat dalam laga tersebut. Dengan tuntutan menyerang yang besar sejak awal, Indonesia tidak membiarkan gangguan di akhir pertandingan menghapus kerja keras yang telah dibangun sepanjang laga.

Kemenangan 9-2 juga memperlihatkan pentingnya ketenangan ketika pertandingan memasuki fase krusial. Dalam sepak bola, keputusan ofisial, pergantian momentum, dan gol pada masa tambahan dapat mengubah suasana dengan cepat. Indonesia mengalami langsung bagaimana sebuah kekeliruan informasi dapat memengaruhi fokus, tetapi tim berhasil bangkit tanpa kehilangan tujuan utama.

Hasil besar atas Bangladesh memberi Indonesia tiket menuju final FIFA ASEAN Cup 2026. Keberhasilan itu tidak hanya ditentukan oleh jumlah gol, melainkan pula kemampuan tim menghadapi tekanan saat pertandingan berjalan di luar rencana.

Thailand Menanti di Final

Timnas Indonesia selanjutnya akan menghadapi Thailand pada partai final FIFA ASEAN Cup 2026. Duel penentuan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10).

Bermain di kandang sendiri akan menghadirkan dukungan besar bagi Skuad Garuda, tetapi final juga menuntut kesiapan yang lebih menyeluruh. Pengalaman menghadapi drama injury time melawan Bangladesh dapat menjadi pengingat bahwa pertandingan harus dikendalikan hingga detik terakhir.

John Herdman dan tim pelatih kini memiliki waktu untuk mengevaluasi detail pertandingan, termasuk cara menjaga konsentrasi pemain ketika terjadi gangguan atau keputusan yang memicu ketidakpastian. Indonesia telah memperlihatkan daya serang yang produktif, sementara ketenangan dan disiplin akan menjadi unsur penting saat menghadapi Thailand.

Laga melawan Bangladesh akhirnya berakhir sebagai malam yang penuh gol sekaligus ujian mental. Dari kesalahan papan tambahan waktu, kebobolan di tengah kebingungan, hingga respons untuk tetap menuntaskan target, Indonesia membawa modal berharga menuju laga final di Jakarta.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is John Herdman Ungkap Drama Menit Akhir?

John Herdman Ungkap Drama Menit Akhir is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does John Herdman Ungkap Drama Menit Akhir matter?

John Herdman Ungkap Drama Menit Akhir matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.