KabarNaya
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Pramono Ungkap Rencana Penataan Anak Kali Krukut hingga 2028

Published September 28, 2026 · Updated September 28, 2026 · By Barbara Miller - kabarnaya.com

Foto : Barbara Miller - kabarnaya.com

Pengerukan Anak Kali Krukut Dimulai, Penataan Ditargetkan Selesai pada 2028

Kabarnaya.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai mengeruk Anak Kali Krukut di kawasan Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Senin (28/9). Langkah ini menjadi bagian awal dari rencana penataan menyeluruh sepanjang aliran kali sekitar 2,3 kilometer yang ditargetkan menghadirkan lingkungan lebih tertata hingga 2028.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menilai penanganan sungai tidak cukup dilakukan pada satu titik. Pengerukan perlu diikuti pembenahan kawasan di sekitarnya agar manfaatnya tidak berhenti pada pembersihan saluran air, melainkan juga memperbaiki kondisi ruang hidup warga di sepanjang bantaran.

Pengerukan Setelah Puluhan Tahun

Anak Kali Krukut dikeruk setelah hampir enam dekade tidak mendapat pekerjaan serupa. Kondisi aliran yang relatif sempit membuat pengerjaan dilakukan dengan dukungan tiga ekskavator mini spider. Peralatan tersebut dipakai untuk menjangkau bagian kali yang tidak mudah ditangani oleh alat berat berukuran lebih besar.

Lumpur dan material hasil pengerukan tidak seluruhnya langsung diangkut dalam satu waktu. Pemprov DKI Jakarta menyiapkan proses pengangkutan secara bertahap, seiring pekerjaan pembersihan berlangsung. Tahap ini penting agar pengerukan dapat berjalan teratur dan material yang diangkat dari aliran kali bisa ditangani sesuai kebutuhan lapangan.

Penanganan endapan di badan sungai menjadi dasar bagi rencana pembenahan berikutnya. Aliran air yang terbebas dari timbunan lumpur dan sampah diharapkan lebih mudah dipelihara, terutama ketika kawasan memasuki periode hujan. Namun, keberlanjutan hasil pekerjaan tersebut juga bergantung pada perubahan perilaku di sekitar sungai.

"Nanti kiri-kanannya dibuat turap, kemudian MCK yang selama ini masih bersifat parsial di sini nanti akan ditata secara khusus, kemudian turapnya dibuat, dan sepanjang 2,3 kilometer saya sudah minta juga dihijaukan," jelasnya.

Turap, Penghijauan, dan Penataan Fasilitas Warga

Sesudah pengerukan, pemerintah daerah akan melanjutkan pekerjaan fisik berupa pembangunan turap di sisi kiri dan kanan kali. Turap direncanakan sebagai bagian dari penataan bantaran, bersamaan dengan penghijauan sepanjang koridor Anak Kali Krukut.

Rencana itu juga mencakup pembenahan fasilitas mandi, cuci, dan kakus atau MCK. Fasilitas yang selama ini masih tersebar secara parsial akan ditata secara khusus dalam konsep penataan kawasan. Dengan begitu, pembenahan tidak hanya berfokus pada saluran air, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar dan keteraturan lingkungan di sekitarnya.

Penghijauan menjadi unsur lain yang disiapkan untuk koridor sepanjang 2,3 kilometer tersebut. Kehadiran vegetasi di bantaran dapat membuat kawasan terlihat lebih rapi dan memberi suasana berbeda bagi warga yang tinggal maupun beraktivitas di dekat aliran kali. Penataan fisik sungai dan ruang di sekitarnya dirancang sebagai satu kesatuan, bukan pekerjaan yang berdiri sendiri.

Pramono menempatkan proyek ini dalam konteks Jakarta sebagai kota global. Ia berharap ibu kota dapat menunjukkan upaya nyata dalam menangani persoalan lingkungan sekaligus persoalan sosial yang berkaitan dengan permukiman dan fasilitas publik di sekitar aliran sungai.

Pekerjaan Fisik Dijadwalkan Mulai Awal 2027

Tahapan fisik penataan kawasan ditargetkan dimulai pada awal tahun depan, atau awal 2027. Penyelesaian keseluruhan program diproyeksikan berlangsung pada pertengahan hingga akhir 2028. Rentang waktu tersebut mencakup pengerjaan infrastruktur, penataan fasilitas, serta penghijauan yang direncanakan di sepanjang Anak Kali Krukut.

Pemprov DKI Jakarta juga menyatakan kesiapan menerbitkan penetapan lokasi atau penlok apabila diperlukan dalam pelaksanaan program. Penlok dapat menjadi bagian dari kebutuhan administratif ketika sebuah penataan kawasan memerlukan kepastian ruang untuk pembangunan fasilitas atau infrastruktur pendukung.

"Mudah-mudahan akhir tahun 2028 atau pertengahan tahun 2028 tempat ini menjadi tempat yang berbeda seperti yang menjadi harapan kita bersama," tuturnya.

Target waktu hingga 2028 memberi gambaran bahwa pengerukan pada September ini merupakan pembuka dari agenda yang lebih panjang. Warga di sekitar Kebon Melati dapat melihat pekerjaan awal berupa pembersihan aliran, sebelum pembenahan bantaran dan fasilitas lingkungan dilakukan pada tahapan berikutnya.

Warga Diminta Tidak Membuang Sampah ke Sungai

Di tengah rencana pembangunan tersebut, Pramono kembali mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga Anak Kali Krukut. Sampah yang dibuang ke sungai berisiko menghambat aliran dan mempercepat terjadinya penyumbatan kembali, sehingga hasil pengerukan dapat berkurang manfaatnya.

"Kami meminta kepada masyarakat untuk menumbuhkan kesadaran agar tidak membuang sampah ke sungai. Percuma kita lakukan perbaikan jika kebiasaan membuang sampah masih ada, karena hal itu akan membuat sungai cepat tersumbat kembali," ujar Pramono.

Pesan tersebut menegaskan bahwa perawatan sungai tidak hanya bertumpu pada alat berat, proyek infrastruktur, atau petugas kebersihan. Kebiasaan sehari-hari warga turut menentukan apakah aliran kali dapat tetap bersih setelah lumpur diangkat dan kawasan ditata.

Penataan Anak Kali Krukut di Kebon Melati diharapkan menghasilkan perubahan yang terasa pada kondisi aliran air dan wajah lingkungan sekitarnya. Dengan pengerukan yang telah dimulai, pembangunan turap, pembenahan MCK, penghijauan, serta dukungan warga untuk tidak membuang sampah, kawasan ini ditargetkan memiliki kondisi yang jauh berbeda pada pertengahan atau akhir 2028.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Pramono Ungkap Rencana Penataan Anak Kali?

Pramono Ungkap Rencana Penataan Anak Kali is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Pramono Ungkap Rencana Penataan Anak Kali matter?

Pramono Ungkap Rencana Penataan Anak Kali matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.