KabarNaya
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Persib Sudah Memulai Kiprah di Asia, Kapan Giliran Borneo FC Unjuk Gigi di AFC Challenge League?

Published September 18, 2026 · Updated September 18, 2026 · By Christopher Brown - kabarnaya.com

Foto : Christopher Brown - kabarnaya.com

Borneo FC Bersiap Memulai Perjalanan Asia di Samarinda

Kabarnaya.com – Indonesia kembali memiliki dua klub yang tampil di kompetisi antarklub Asia musim 2026/2027. Persib Bandung lebih dahulu menjalani pertandingan di AFC Champions League Two, sementara Borneo FC Samarinda akan memulai tantangannya di AFC Challenge League pada Oktober mendatang.

Perbedaan ajang tersebut membuat jadwal awal kedua wakil Indonesia tidak sama. Persib sudah bertanding di Grup E AFC Champions League Two atau ACL 2, sedangkan Borneo FC masih menanti laga pembuka Grup D AFC Challenge League. Pesut Etam dijadwalkan tampil pertama kali pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Yangon United akan menjadi lawan perdana Borneo FC. Pertandingan itu berlangsung pukul 19.00 WIB di Stadion Segiri, Samarinda. Laga tersebut sekaligus menandai dimulainya kiprah klub asal Kalimantan Timur itu di panggung AFC Challenge League musim ini.

Segiri Menjadi Pusat Pertandingan Grup D

Seluruh pertandingan Grup D digelar terpusat di Stadion Segiri. Borneo FC memperoleh kepercayaan dari Konfederasi Sepak Bola Asia atau AFC untuk menjadi tuan rumah fase grup, sehingga mereka akan memainkan seluruh pertandingan awal di hadapan pendukung sendiri.

Status tuan rumah memberi keuntungan dari sisi familiaritas lapangan dan dukungan publik Samarinda. Namun, Borneo FC juga harus memaksimalkan kesempatan tersebut karena format grup tidak menyediakan pertemuan kedua. Setiap hasil pertandingan akan memiliki pengaruh besar terhadap persaingan menuju fase berikutnya.

Selain Borneo FC, AFC menetapkan empat klub lain sebagai penyelenggara grup AFC Challenge League 2026/2027. Mereka adalah Al Qadsia dari Kuwait, FC Istiklol dari Tajikistan, Paro FC dari Bhutan, serta Shan United dari Myanmar.

Di Grup D, Borneo FC akan bersaing dengan Yangon United, Tainan City TSG, dan One Taguig. Setelah menghadapi Yangon United, Borneo FC dijadwalkan melawan Tainan City TSG pada Rabu, 21 Oktober 2026. Tiga hari berselang, tepatnya Sabtu, 24 Oktober 2026, Pesut Etam menutup fase grup dengan duel kontra One Taguig.

Jadwal Padat dalam Sistem Kompetisi Terpusat

AFC Challenge League musim 2026/2027 diikuti 20 klub. Peserta dibagi ke dalam lima grup yang masing-masing berisi empat tim. Pembagian kompetisi juga menggunakan dua kawasan, yaitu West Zone dan East Zone, untuk menyesuaikan wilayah peserta.

Fase grup dijalankan dengan format single round-robin. Artinya, setiap klub hanya bertemu satu kali dengan tiga rival grupnya. Tidak ada laga kandang dan tandang seperti kompetisi liga pada umumnya. Semua pertandingan dalam satu grup dimainkan di satu lokasi yang telah ditentukan.

Jadwal fase grup berlangsung pada 17 hingga 24 Oktober 2026. Rentang waktu yang singkat membuat tiap tim harus siap menghadapi ritme pertandingan yang rapat. Borneo FC akan bermain tiga kali dalam tujuh hari, seluruhnya pada pukul 19.00 WIB di Stadion Segiri.

Rangkaian Laga Borneo FC

Pertandingan pertama: Borneo FC menghadapi Yangon United pada Minggu, 18 Oktober 2026, pukul 19.00 WIB. Laga pembuka ini digelar di Stadion Segiri, Samarinda.

Pertandingan kedua: Tainan City TSG bertemu Borneo FC pada Rabu, 21 Oktober 2026, juga pukul 19.00 WIB di Stadion Segiri. Meski tercatat sebagai pertandingan dengan Tainan City TSG sebagai tuan rumah, laga tetap dimainkan di Samarinda karena sistem sentralisasi grup.

Pertandingan ketiga: Borneo FC melawan One Taguig pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Kick-off tetap berlangsung pukul 19.00 WIB di Stadion Segiri. Duel terakhir ini dapat menjadi penentu posisi Borneo FC dalam klasemen Grup D.

Persib Telah Membuka Langkah Indonesia di Asia

Sementara Borneo FC bersiap memasuki kompetisinya, Persib telah lebih dahulu memulai perjalanan Asia di ACL 2. Maung Bandung tergabung di Grup E dan meraih hasil mengejutkan pada laga pertama setelah menundukkan FC Seoul di kandang lawan pada Rabu, 16 September.

Persib kemudian akan melanjutkan pertandingan Grup E dengan menjamu The Cong-Viettel pada 14 Oktober. Dua pekan setelahnya, Melbourne Victory dijadwalkan datang ke kandang Persib. Kehadiran Persib di ACL 2 dan Borneo FC di AFC Challenge League membuat Indonesia memiliki representasi pada dua tingkat kompetisi Asia yang berbeda.

Bagi Borneo FC, AFC Challenge League merupakan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam persaingan lintas negara. Bermain di Samarinda juga memberi suporter peluang menyaksikan pertandingan Asia secara langsung sepanjang fase grup.

Menjaga Harapan Wakil Indonesia

Indonesia memiliki pengalaman dari musim sebelumnya melalui Dewa United Banten FC. Banten Warriors berhasil mencapai perempat final AFC Challenge League, sebelum perjalanan mereka dihentikan Manila Digger dengan agregat 2-3.

Capaian tersebut memperlihatkan bahwa klub Indonesia dapat bersaing hingga fase gugur di kompetisi ini. Borneo FC kini akan berusaha melanjutkan catatan positif itu, dimulai dari tiga laga Grup D yang seluruhnya digelar di Stadion Segiri.

Fokus pertama Pesut Etam adalah menghadapi Yangon United pada 18 Oktober. Dengan format yang singkat dan persaingan yang berlangsung dalam satu pekan, hasil sejak pertandingan pembuka akan sangat penting bagi langkah Borneo FC di AFC Challenge League 2026/2027.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Persib Sudah Memulai Kiprah di Asia?

Persib Sudah Memulai Kiprah di Asia is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Persib Sudah Memulai Kiprah di Asia matter?

Persib Sudah Memulai Kiprah di Asia matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.