Skip to content
Yellow Desk
Agustus 2, 2026
Presiden

Key Issue: Presiden Prabowo Sebut NU Selalu Jadi Penjaga Stabilitas Bangsa

David Wilson - kabarnaya.com 2 mins read

Presiden Prabowo Sebut NU Selalu Jadi Penjaga Stabilitas Bangsa Key Issue - Dalam pidato yang disampaikan di Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi

Key Issue: Presiden Prabowo Sebut NU Selalu Jadi Penjaga Stabilitas Bangsa

Presiden Prabowo Sebut NU Selalu Jadi Penjaga Stabilitas Bangsa

Key Issue – Dalam pidato yang disampaikan di Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (NU) 2026 di Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (23/6), Presiden Prabowo Subianto menggarisbawahi bahwa Nahdlatul Ulama (NU) tetap menjadi Key Issue dalam upaya memperkuat persatuan dan stabilitas bangsa Indonesia. Ia menegaskan bahwa organisasi ini tidak hanya berperan dalam kehidupan keagamaan, tetapi juga menjadi kekuatan yang vital dalam menghadapi tantangan politik, sosial, dan ekonomi yang mengancam keharmonisan kebangsaan.

Peran NU dalam Menjaga Stabilitas Bangsa

Sejarah dan Visi Nasionalis NU

Nahdlatul Ulama, yang didirikan pada tahun 1926, telah lama menjadi simbol kebangsaan dan kesatuan umat Islam di Indonesia. Prabowo mengingat bahwa sejak awal, NU memiliki visi untuk menjaga keutuhan bangsa melalui pendekatan keagamaan yang inklusif. Menurutnya, Key Issue dalam perjalanan bangsa Indonesia adalah kemampuan untuk menjaga keseimbangan antara identitas keagamaan dan kepentingan nasional. “NU mampu menjadi pilar moral yang stabil, bahkan dalam situasi sulit,” tegas Prabowo.

Salah Satu Pilar Kepercayaan Masyarakat

Presiden mengungkapkan bahwa NU memiliki kemampuan untuk menjadi penyangga ketenteraman sosial, terutama di tengah perubahan politik yang cepat. Ia mencontohkan peran NU dalam mengurangi gesekan antarumat beragama selama masa-masa kritis. “Dalam Key Issue kestabilan nasional, NU selalu menjadi penjaga yang paling diandalkan. Mereka mampu menyatukan suara masyarakat dengan pendekatan yang lembut dan berbasis kepercayaan,” jelas Prabowo.

Kedekatan Prabowo dengan NU dan Latar Belakang Keluarganya

Sambutan Hangat dari Keluarga Besar NU

Kedekatan Prabowo dengan NU bukan hanya berawal dari kebijakan politik, tetapi juga dari hubungan pribadi yang telah terbangun sejak dini. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari para tokoh dan anggota NU, yang menurutnya menjadi kekuatan emosional yang mendalam. “Saya merasa Nyaman dan aman saat berada di tengah keluarga besar NU, karena mereka selalu memberikan dukungan moral dalam setiap Key Issue bangsa,” tambahnya.

Keluarga Gus Dur sebagai Jembatan

Prabowo juga mengingat kembali hubungannya dengan keluarga tokoh NU seperti Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Menurutnya, pertemuan dengan keluarga Gus Dur di Jakarta sejak masa kecil menjadi pengalaman penting yang memperkaya pemahamannya tentang peran NU dalam kehidupan bangsa. “Saya tumbuh dalam lingkungan yang memperhatikan pentingnya Key Issue persatuan, dan NU menjadi bagian dari itu,” kata Prabowo.

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa keberadaan NU tidak hanya membantu menjaga keharmonisan antarumat beragama, tetapi juga menjadi pengingat tentang pentingnya nilai-nilai kebangsaan dalam setiap Key Issue yang dihadapi Indonesia. Ia berharap organisasi ini terus memainkan peran aktif dalam menciptakan masyarakat yang solid dan bermartabat, terlepas dari dinamika politik yang terus berubah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *