Skip to content
Yellow Desk
Agustus 2, 2026
Dpr

Latest Program: DPR belum Usulkan Pengganti Febrie

Michael Garcia - kabarnaya.com 3 mins read

DPR Belum Usulkan Pengganti Febrie dalam Latest Program Latest Program - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) masih dalam proses mempertimbangkan penerima jabatan

Latest Program: DPR belum Usulkan Pengganti Febrie

DPR Belum Usulkan Pengganti Febrie dalam Latest Program

Latest Program – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) masih dalam proses mempertimbangkan penerima jabatan definitif untuk posisi Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM-Pidsus) dalam framework Latest Program mereka untuk meningkatkan kualitas pengawasan penegakan hukum. Meski telah menyetujui Rudi Margono sebagai pelaksana tugas (Plt), komisi tersebut belum menunjuk nama resmi pengganti Febrie Adriansyah, yang telah mengajukan pengunduran diri. Latest Program ini menjadi penting karena menekankan kebutuhan untuk menjaga transparansi dan efektivitas proses hukum dalam menghadapi berbagai kasus korupsi yang kompleks.

Proses Pemilihan dan Timeline Latest Program

Dalam rangka menjalankan Latest Program tentang reformasi sistem hukum, DPR mengadakan serangkaian diskusi untuk menentukan sosok yang tepat menggantikan Febrie Adriansyah. Meskipun Rudi Margono telah diangkat sebagai Plt, keputusan akhir menunggu evaluasi dari anggota komisi III yang terdiri dari berbagai fraksi. Latest Program ini juga mencakup langkah-langkah untuk memastikan keputusan pemilihan tidak hanya berdasarkan keahlian, tetapi juga kesesuaian dengan prinsip independensi dan integritas.

Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, menegaskan bahwa Latest Program tidak hanya mengarah pada pergantian jabatan, tetapi juga mengintegrasikan pelaksanaan tugas Plt dengan visi jangka panjang kejaksaan. “Kita ingin pastikan bahwa selama masa tugas Rudi Margono, semua proses yang berlangsung tetap sesuai dengan standar Latest Program yang kita tetapkan,” jelas Habiburokhman dalam pernyataan di Jakarta, Minggu (12/7). Ia menekankan bahwa seleksi pengganti Febrie tidak boleh terburu-buru, agar kinerja Plt tidak terganggu.

Peran Habiburokhman dalam Monitoring Latest Program

Habiburokhman memimpin diskusi internal Komisi III untuk menilai kinerja Rudi Margono sekaligus menyiapkan rencana penggantian. Ia menyatakan bahwa Latest Program yang diusung DPR mencakup pengawasan terhadap penyidikan kasus korupsi strategis, termasuk penanganan perkara yang sedang menjadi sorotan publik. “Kita cinta Kejaksaan, kita cinta institusi Anda, kita cinta Kejaksaan Agung. Jangan sampai tercoreng oleh perilaku oknum,” tegasnya saat menyampaikan pesan langsung kepada Rudi Margono.

“Tadi sudah disampaikan ke Plt JAM-Pidsus, Pak Rudi Margono,” kata Habiburokhman dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (12/7). “Pesan ini merupakan bagian dari Latest Program yang ingin kita implementasikan untuk memperkuat koordinasi antara DPR dan lembaga penegak hukum.”

Monitoring kinerja JAM-Pidsus menjadi bagian kunci dari Latest Program yang dirancang DPR. Komisi III menggunakan Panitia Kerja (Panja) Pengawasan Penegakan Hukum sebagai alat untuk mengevaluasi efektivitas penyidikan. “Kita ingin pastikan bahwa proses ini tidak hanya transparan, tetapi juga mempercepat penyelesaian kasus yang penting,” tambah Habiburokhman, yang meminta Rudi Margono tetap fokus pada penegakan hukum yang independen.

Kasus Korupsi dan Target Latest Program

Kasus korupsi yang sedang ditangani JAM-Pidsus menjadi pusat perhatian dalam Latest Program DPR. Dengan Rudi Margono menjabat sebagai Plt, lembaga legislatif berharap proses penyidikan terus berjalan tanpa hambatan. “Kita cinta Kejaksaan Agung, dan kita percaya bahwa Latest Program ini akan membantu memastikan proses hukum tetap berjalan secara profesional,” ujar Habiburokhman. Ia juga menyebutkan bahwa pengawasan akan terus dilakukan hingga ada pengganti definitif, agar tidak ada penurunan kualitas penegakan hukum.

Menurut Habiburokhman, keputusan menahan Rudi Margono sebagai Plt adalah langkah sementara untuk menjaga stabilitas tugas JAM-Pidsus. “Kita ingin memastikan bahwa semua perkara yang sedang ditangani tidak terganggu, bahkan sepanjang Latest Program berlangsung,” tambahnya. Dengan adanya Plt, DPR berharap proses tugas dapat tetap optimal sebelum memutuskan pengganti definitif.

Sebelumnya, Jaksa Agung ST Burhanuddin menunjuk Rudi Margono sebagai Plt JAM-Pidsus setelah menerima surat pengunduran diri Febrie Adriansyah. Penunjukan ini bertujuan agar tugas di bidang tindak pidana khusus tetap berjalan lancar hingga pejabat definitif ditetapkan. Latest Program yang diusung DPR menekankan pentingnya transparansi dalam proses ini, termasuk kejelasan alasan pengunduran diri Febrie dan proses seleksi yang transparan.

Proses Latest Program ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara DPR dan Kejaksaan Agung. Habiburokhman mengatakan bahwa keberhasilan program ini bergantung pada keterlibatan aktif semua pihak, termasuk masyarakat yang terus mengawasi langkah-langkah penegakan hukum. “Kita ingin pastikan bahwa Latest Program ini tidak hanya berjalan di tingkat internal, tetapi juga mampu membangun kepercayaan publik terhadap sistem peradilan,” pungkasnya. Dengan langkah-langkah yang terencana, DPR berharap bisa mencapai efisiensi maksimal dalam mengawal kinerja JAM-Pidsus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *