Pengunduran Diri Nanik Sudaryati Deyang dari Jabatan Kepala BGN Dipastikan Murni Karena Alasan Kesehatan
Kabarnaya.com – Presiden Prabowo Subianto telah resmi menunjuk Sudaryono, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian, untuk menggantikan posisi Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Penunjukan ini disambut positif oleh berbagai pihak mengingat pentingnya peran lembaga tersebut dalam program gizi nasional.
Klarifikasi dari Partai Gerindra
Bahtra Banong, selaku juru bicara Partai Gerindra, memberikan penjelasan resmi terkait pengunduran diri Nanik. Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut murni didasari oleh kondisi kesehatan, bukan akibat polemik yang sebelumnya sempat melibatkan nama BGN dalam pemberitaan.
Bahtra membantah keras anggapan bahwa pengunduran diri Nanik berkaitan dengan berbagai persoalan yang sempat mencuat di BGN. Menurutnya, alasan yang disampaikan Nanik sudah sangat jelas.
Menurut keterangan Bahtra, Nanik memerlukan periode tertentu untuk menjalani proses pengobatan. Menariknya, perawatan yang dijalani oleh mantan Kepala BGN ini tidak hanya dilakukan di dalam negeri, melainkan juga melibatkan penanganan di luar negeri.
Tanggung Jawab Besar dan Mobilitas Tinggi
Bahtra menambahkan bahwa beban tanggung jawab yang diemban oleh Kepala BGN turut menjadi pertimbangan dalam keputusan pengunduran diri. Saat ini, lembaga tersebut sedang dalam masa pembenahan organisasi serta menjalankan sejumlah program prioritas pemerintah.
Keberhasilan kepemimpinan BGN sangat bergantung pada mobilitas dan energi yang tinggi. Hal ini diperlukan untuk mempercepat perbaikan tata kelola lembaga sekaligus memastikan Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Dengan penunjukan Sudaryono, diharapkan proses pembenahan BGN dapat dilanjutkan dengan lebih baik. Selain itu, pelaksanaan program gizi nasional juga diharapkan semakin kuat dan efektif di bawah kepemimpinan baru tersebut.
