Skip to content
Yellow Desk
Agustus 2, 2026
Ledakan

Ledakan Bom di Monako Lukai Pengusaha Kaya Ukraina – Polisi Prancis Gelar Pengejaran

Mark Jones - kabarnaya.com 2 mins read

Insiden Ledakan Bom di Monako: Pengusaha Ukraina Terluka, Polisi Prancis Intensifkan Pengejaran Ledakan Bom di Monako Lukai Pengusaha Kaya Ukraina – Sebuah

Ledakan Bom di Monako Lukai Pengusaha Kaya Ukraina – Polisi Prancis Gelar Pengejaran

Insiden Ledakan Bom di Monako: Pengusaha Ukraina Terluka, Polisi Prancis Intensifkan Pengejaran

Ledakan Bom di Monako Lukai Pengusaha Kaya Ukraina – Sebuah ledakan bom mengguncang kota kecil Monako pada Senin malam, saat sebuah bangunan apartemen di Rue Reverend Pere Louis Frolla menjadi sasaran serangan. Kejadian ini menimpa Vadym Yermolaiev, seorang pengusaha Ukraina yang terkenal di industri anggur dan minuman beralkohol, serta istrinya dan anak laki-lakinya yang berusia 13 tahun. Ledakan tersebut terjadi sebelum pukul 21.00 waktu setempat dan menimbulkan kekhawatiran serius terhadap keamanan daerah tersebut.

Bom Paket Menjadi Sarana Serangan

Berdasarkan laporan media lokal, ledakan diakibatkan oleh bom paket yang ditempatkan di lobi apartemen. Rekaman kamera pengawas menunjukkan seorang individu memasukkan ransel ke dalam bangunan beberapa saat sebelum insiden terjadi. Pemerintah Monako membenarkan bahwa bom tersebut merupakan penyebab langsung dari kerusakan. Meski terjadi di wilayah yang dianggap aman, ledakan ini menunjukkan adanya ancaman teroris yang semakin mengintai.

Sebagai tindakan respons, lebih dari 100 personel polisi dan petugas darurat dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penyelidikan. Harri Richie, warga setempat yang tinggal 100 meter dari bangunan, memberi keterangan bahwa suara ledakan terdengar sangat keras saat ia berada di area parkir bawah tanah. Ia menyaksikan tim penyelamat mengangkat dua korban dari lokasi yang mengalami kerusakan parah.

Kondisi Korban dan Upaya Penyelamatan

Korban, Vadym Yermolaiev dan istrinya, dinyatakan dalam kondisi kritis setelah menerima cedera serius dari ledakan. Anak laki-laki mereka yang lebih muda segera dibawa ke rumah sakit di Nice untuk perawatan. Pangeran Albert II, kepala negara Monako, mengatakan bahwa insiden ini adalah tindakan keji yang menyebabkan kecemasan luas di masyarakat. Ia menegaskan bahwa seluruh institusi pemerintah terlibat dalam upaya mengungkap pelaku.

“Ini merupakan insiden pertama dalam sejarah kejahatan serupa yang terjadi di Kepangeranan Monako,” ujar Christophe Mirmand, Menteri Dalam Negeri Prancis.

Pelaku kemungkinan besar telah melarikan diri ke Prancis, dengan petugas keamanan sedang mengintensifkan pencarian di sekitar wilayah Beausoleil. Tidak ada klaim tanggung jawab yang diterima hingga kini, meskipun beberapa spekulasi menyebutkan keterkaitan dengan konflik geopolitik.

Korban utama, Vadym Yermolaiev, dikenal sebagai tokoh bisnis yang memiliki pengaruh besar di Krimea, wilayah yang dianeksasi Rusia. Sejak 2023, ia mendapat sanksi dari pemerintah Ukraina karena dianggap mendukung ekspansi Rusia. Sebelumnya, majalah Forbes memperkirakan kekayaannya mencapai sekitar Rp 3,74 triliun pada 2020, menjadikannya salah satu orang terkaya di negara tersebut.

Insiden ini menambah kisah tragis dalam riwayat kehidupan Yermolaiev, yang telah tinggal di Monako selama bertahun-tahun dan mengganti kewarganegaraannya menjadi Siprus pada 2019. Hubungannya dengan Krimea serta ambisi bisnisnya di berbagai negara mungkin menjadi faktor yang menjadi target dari tindakan ekstremis. Selain itu, ledakan ini menyoroti pentingnya kemitraan antara pemerintah Monako dan Prancis dalam mengatasi ancaman kejahatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *