Skip to content
Yellow Desk
Agustus 2, 2026
Lirik

Lirik Lagu Aduh MALIQ & D Essentials, Kisah Salah Tingkah Karena Jatuh Cinta

Michael Garcia - kabarnaya.com 3 mins read

MALIQ & D'Essentials telah lama dikenal sebagai salah satu band Indonesia yang konsisten menghadirkan karya berkualitas tinggi. Salah satu lagu yang cukup

Lirik Lagu Aduh MALIQ & D Essentials, Kisah Salah Tingkah Karena Jatuh Cinta

Lirik Lagu Aduh MALIQ D Essentials: Kisah Salah Tingkah Karena Jatuh Cinta

Perkenalan Lagu Aduh

Kabarnaya.com – MALIQ & D’Essentials telah lama dikenal sebagai salah satu band Indonesia yang konsisten menghadirkan karya berkualitas tinggi. Salah satu lagu yang cukup populer dari grup musik ini adalah “Aduh”, sebuah trek yang berhasil menangkap esensi perasaan gugup saat jatuh cinta. Dengan menggabungkan berbagai genre musik seperti pop, jazz, soul, dan funk, lagu ini menawarkan pengalaman mendengarkan yang hangat dan menyenangkan.

Lagu ini menceritakan tentang seseorang yang mengalami kebingungan dan rasa canggung ketika menghadapi daya tarik dari orang yang disukainya. Perasaan tersebut diungkapkan dengan cara yang lucu dan mudah dipahami oleh banyak pendengar. Lirik yang sederhana namun bermakna membuat lagu ini tetap relevan hingga saat ini.

Dari sisi musikalitas, “Aduh” menampilkan aransemen yang groovy dengan dukungan instrumen yang solid. Vokal yang dinamis dari penyanyi utama menambah kedalaman emosi dalam setiap bait lagu. Kombinasi antara elemen musik dan lirik yang relatable menjadikan lagu ini sebagai salah satu karya terbaik dari MALIQ & D’Essentials.

Analisis Lirik dan Makna

Lirik Lagu Aduh MALIQ D Essentials menggambarkan berbagai perasaan yang sering dialami oleh seseorang yang sedang jatuh cinta. Detak jantung yang berdegup tenang namun aliran darah yang mengalir kencang menunjukkan kontras antara ketenangan dan kegugupan. Imaji “halu melayang” dan “mabuk kepayang” menggambarkan keadaan pikiran yang terombang-ambing oleh perasaan.

Bagian chorus yang berulang-ulang dengan frasa “Surga itu kamu” menjadi momen emosional yang kuat dalam lagu ini. Pengulangan ini tidak hanya memperkuat pesan, tetapi juga menciptakan kesan yang mendalam bagi pendengar. Frasa “Duniawi juga kamu” menambahkan dimensi lain, menunjukkan bahwa cinta tidak hanya bersifat spiritual tetapi juga fisik.

Verse yang membahas tentang rasa kangen memberikan perspektif lain dari perasaan cinta. Ketakutan untuk mengungkapkan rasa kangen karena khawatir akan membuatnya semakin kuat adalah pengalaman universal yang banyak orang kenal. Ini menunjukkan kedalaman emosi yang diungkapkan dalam lagu ini.

Keunikan dan Popularitas

Keberhasilan “Aduh” dalam menangkap perasaan cinta dengan cara yang unik menjadikan lagu ini tetap digemari. MALIQ & D’Essentials berhasil menciptakan karya yang tidak hanya enak didengar tetapi juga memiliki makna yang dalam. Lagu ini sering diputar di berbagai platform musik dan menjadi favorit bagi penggemar musik Indonesia.

Dengan lirik yang mudah diingat dan melodi yang catchy, “Aduh” telah menjadi salah satu lagu yang sering direkomendasikan untuk pendengar baru maupun penggemar setia MALIQ & D’Essentials. Kualitas produksi dan penulisan lagu yang baik membuat karya ini tetap relevan di era musik modern.

Detak jantungku berdegup tenang Aliran darah mengalir kencang Isi pikiran halu melayang Harummu bikin mabuk kepayang

Dari sini akal sehat hilang Ingin terbang takut ketinggian Ingin dekat aduh menyenangkan Perasaan hati ingin bilang

Surga itu kamu Surga itu kamu Surga itu kamu

Surga itu kamu Duniawi juga kamu Sumpah mati yang kumau Cuma sama kamu Surga itu kamu Duniaku penuh kamu Kita bikin mesra Sampai tubuh panas hati dingin Aduh

Bilang-bilang kalau nanti kangen Diam-diam aku pasti kangen Mau bilang takut tambah kangen Makin hari makin ingin bilang

Surga itu kamu Surga itu kamu Surga itu kamu Surga itu kamu Surga itu kamu Ohh kamu

Surga itu kamu Duniawi juga kamu Sumpah mati yang kumau Cuma sama kamu Surga itu kamu Duniaku penuh kamu Kita bikin mesra Sampai tubuh panas hati dingin Aduh

Surga itu kamu Surga itu kamu Surga itu kamu

Surga itu kamu Duniawi juga kamu Sumpah mati yang kumau Cuma sama kamu Surga itu kamu Duniaku penuh kamu Kita bikin mesra Sampai tubuh panas hati dingin Aduh Aduh Aduh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *