Nanik Sudaryati Deyang Mengundurkan Diri dari Posisi Kepala BGN untuk Pengobatan Jantung di Luar Negeri
Kabarnaya.com – Keputusan resmi telah diambil oleh Nanik Sudaryati Deyang untuk mengakhiri jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Alasan utama yang dikemukakan adalah kebutuhan untuk menjalani perawatan penyakit jantung di negara lain. Keputusan ini diambil setelah ia merasakan gejala-gejala kesehatan yang memerlukan penanganan lebih intensif dibandingkan yang tersedia di dalam negeri.
Menurut rencana, pada hari Rabu tanggal 22 Juli, sang mantan wartawan akan melakukan perjalanan ke luar negeri. Meskipun demikian, ia belum bersedia mengungkapkan secara detail nama rumah sakit maupun negara tujuan perawatannya tersebut. Langkah ini diambil dengan pertimbangan bahwa kondisi kesehatannya memerlukan perhatian khusus dari tenaga medis internasional.
Nanik menekankan bahwa keputusannya untuk berobat ke luar negeri bukan disebabkan oleh ketidakpercayaan terhadap kemampuan dokter maupun fasilitas kesehatan di dalam negeri. Ia menjelaskan bahwa alasan Nanik S Deyang Pilih berobat ke luar negeri semata-mata karena kebutuhan akan penanganan yang lebih komprehensif untuk kondisi jantungnya yang memerlukan teknologi medis terkini.
Pengakuan Maaf dan Rencana Jabatan Baru
Sebelum mengajukan pengunduran diri, Nanik menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden Prabowo. Hal ini mengingat posisinya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru saja dipegangnya sejak 8 Juni, atau kurang lebih satu bulan lamanya. Pengunduran diri ini dilakukan dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab terhadap tugas-tugas yang sedang diembannya.
Hingga saat ini, Presiden Prabowo belum menetapkan siapa pengganti Nanik dalam memimpin BGN. Namun, Nanik menyatakan bahwa ia tetap diminta untuk turut serta mengawasi pelaksanaan program MBG melalui posisi jabatan yang baru. Hal ini menunjukkan bahwa kontribusi Nanik masih sangat dihargai meskipun ia tidak lagi menjabat sebagai kepala badan.
“Tapi saya diminta tetap ikut mengawasi BGN. Presiden mungkin akan membentuk dewan pengawas, dengan saya diminta menjadi ketua dewan pengawasnya,” tandasnya.
Proses Pengobatan yang Akan Dilalui
Alasan Nanik S Deyang Pilih berobat ke luar negeri juga berkaitan dengan ketersediaan fasilitas medis yang lebih lengkap. Ia akan menjalani serangkaian pemeriksaan dan pengobatan yang memerlukan waktu cukup lama. Selama proses pengobatan berlangsung, ia akan tetap berusaha untuk memberikan kontribusi terbaiknya bagi program gizi nasional.
Para pejabat tinggi pemerintah telah memberikan dukungan penuh terhadap keputusan Nanik. Mereka memahami bahwa kesehatan adalah prioritas utama, dan langkah yang diambil oleh Nanik merupakan keputusan yang tepat untuk masa depannya. Dengan demikian, alasan Nanik S Deyang Pilih berobat ke luar negeri dapat dipahami sebagai langkah strategis untuk pemulihan kesehatan yang optimal.
Selama berada di luar negeri, Nanik akan terus berkomunikasi dengan tim medis yang menangani kondisinya. Ia juga berencana untuk memberikan update secara berkala mengenai perkembangan pengobatannya. Setelah proses pengobatan selesai, ia berharap dapat kembali ke Indonesia dengan kondisi kesehatan yang lebih baik dan siap untuk melanjutkan kontribusinya dalam bidang gizi nasional.
