Lazio Menantang Rekor Tak Terkalahkan AC Milan di Olimpico
Kabarnaya.com – Stadio Olimpico akan menjadi panggung duel penting pada pekan keempat Serie A 2026/2027. Lazio dijadwalkan menjamu AC Milan pada Sabtu, 12 September, mulai pukul 23.00 WIB. Pertemuan ini mempertemukan dua tim yang sama-sama mengawali musim dengan hasil positif dan memiliki modal besar untuk saling menguji di Roma.
AC Milan datang tanpa catatan kekalahan dari tiga laga pembuka. Tim asuhan Ruben Amorim mengoleksi dua kemenangan serta satu hasil imbang, sebuah start yang menjaga mereka tetap berada dalam persaingan awal musim. Namun, kunjungan ke kandang Lazio menghadirkan ujian yang tidak ringan karena tuan rumah juga tampil sangat meyakinkan.
Lazio justru membuka kampanye liga dengan hasil sempurna. Tiga pertandingan pertama berhasil mereka menangkan, menandakan bahwa pasukan Gennaro Gattuso mampu menemukan ritme sejak awal kompetisi. Dengan dukungan publik Olimpico, Lazio berpeluang menambah tekanan kepada Milan yang berusaha mempertahankan momentum tak terkalahkan.
Frattesi Menjadi Ancaman Utama Lazio
Davide Frattesi menjadi salah satu sosok yang paling mencuri perhatian di kubu Biancocelesti. Pemain pinjaman dari Inter Milan itu selalu mencetak gol dalam tiga penampilan awal Lazio di Serie A. Produktivitas tersebut memberi dimensi tambahan bagi lini tengah tuan rumah, terutama ketika Lazio menghadapi pertahanan Milan yang akan berusaha meredam aliran serangan dari pusat permainan.
Gattuso diprediksi tetap mengandalkan skema 4-3-3. Frattesi dapat beroperasi bersama Reda Belahyane dan Kenneth Taylor di lini tengah, sementara Matteo Cancellieri, Andrea Pinamonti, serta Mattia Zaccagni diharapkan menjadi tumpuan di lini depan. Kombinasi tersebut memberi Lazio pilihan untuk menyerang dari sisi lapangan maupun membangun tekanan melalui tengah.
Meski sedang berada dalam tren kemenangan, Lazio harus mengatasi daftar pemain yang tidak tersedia. Alessio Furlanetto, Danilo Cataldi, Adam Marusic, Fisayo Dele-Bashiru, Patric, Filipe Bordon, dan Nicolo Rovella dipastikan absen. Kondisi ini mengurangi opsi rotasi Gattuso, tetapi performa tiga pertandingan pertama menunjukkan bahwa timnya tetap memiliki organisasi permainan yang solid.
Milan Membawa Stabilitas ke Roma
Situasi AC Milan relatif lebih baik dalam urusan ketersediaan pemain. Rossoneri hanya kehilangan Matteo Gabbia untuk laga ini. Ruben Amorim pun memiliki keleluasaan lebih besar dalam menentukan susunan tim yang akan digunakan untuk menghadapi energi tinggi Lazio di kandang mereka sendiri.
Milan diperkirakan memakai formasi 3-4-2-1 dengan Mike Maignan di bawah mistar. Mario Gila, Koni De Winter, dan Strahinja Pavlovic dapat membentuk tiga bek, sedangkan Samuel Chukwueze, Luka Modric, Yunus Musah, dan Pervis Estupinan mengisi area tengah. Adrien Rabiot serta Cisse berpeluang mendukung Goncalo Ramos sebagai ujung tombak.
Kehadiran Modric di tengah lapangan akan menjadi unsur penting dalam usaha Milan mengendalikan tempo. Di sisi lain, Ramos diharapkan mampu menjadi titik akhir serangan Rossoneri. Milan perlu menjaga keseimbangan antara penguasaan bola dan disiplin bertahan, sebab Lazio telah menunjukkan ketajaman sejak kompetisi dimulai.
Rekor Pertemuan Berpihak Tipis kepada Lazio
Dalam lima pertemuan terakhir, Lazio memiliki hasil yang sedikit lebih menguntungkan. Mereka meraih tiga kemenangan, Milan menang sekali, sementara satu pertandingan lainnya berakhir imbang. Catatan itu menunjukkan duel kedua tim kerap berlangsung ketat, dengan selisih gol yang tipis menjadi tema berulang.
Pertemuan paling baru terjadi pada 16 Maret 2026 dan berakhir dengan kemenangan Lazio 1-0. Hasil serupa juga tercipta pada 5 Desember 2025, ketika Lazio kembali menundukkan Milan dengan skor 1-0. Milan sempat membalas lewat kemenangan 1-0 pada 30 November 2025, tetapi sebelumnya kalah 1-2 pada 3 Maret 2025. Pada 1 September 2024, kedua tim berbagi angka setelah bermain 2-2.
Riwayat tersebut membuat pertandingan di Olimpico layak dinantikan. Lazio ingin memperpanjang laju sempurna sekaligus mempertahankan keunggulan psikologis atas Milan. Sebaliknya, Rossoneri datang dengan misi menghentikan laju tuan rumah dan membuktikan bahwa mereka dapat tetap konsisten di laga tandang.
Prediksi Susunan Pemain
Lazio (4-3-3): Mandas; Mussolini, Doekhi, Provstgaard, Tavares; Frattesi, Belahyane, Taylor; Cancellieri, Pinamonti, Zaccagni.
Pelatih: Gennaro Gattuso.
AC Milan (3-4-2-1): Maignan; Gila, De Winter, Pavlovic; Chukwueze, Modric, Musah, Estupinan; Rabiot, Cisse; Ramos.
Pelatih: Ruben Amorim.
Prediksi Skor dan Streaming
Kedua tim memiliki alasan kuat untuk percaya diri. Lazio membawa kemenangan beruntun dan keunggulan sebagai tuan rumah, sedangkan Milan hadir dengan rekor belum terkalahkan serta pilihan pemain yang lebih lengkap. Pertarungan lini tengah, khususnya peran Frattesi dan Modric, berpotensi menentukan arah laga.
Prediksi skor: Lazio 2-2 AC Milan.
Penggemar dapat mengikuti pertandingan Lazio kontra AC Milan melalui layanan streaming yang menayangkan Serie A sesuai akses yang tersedia di wilayah masing-masing.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Lazio vs AC Milan?
Lazio vs AC Milan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Lazio vs AC Milan matter?
Lazio vs AC Milan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

