Skip to content
Yellow Desk
Agustus 2, 2026
Pt

PT KAI Rampungkan Pengadaan 54 Lokomotif CC205 Teranyar, Bisa Angkut 85 Juta Ton Batu Bara Per Tahun

Barbara Miller - kabarnaya.com 3 mins read

PT KAI Rampungkan Pengadaan 54 Lokomotif CC205 terbaru yang akan memperkuat layanan logistik di Sumatera Selatan. Serah terima resmi dilakukan pada Rabu, 22

PT KAI Rampungkan Pengadaan 54 Lokomotif CC205 Teranyar, Bisa Angkut 85 Juta Ton Batu Bara Per Tahun

PT KAI Rampungkan Pengadaan 54 Lokomotif CC205

Kabarnaya.com – PT KAI Rampungkan Pengadaan 54 Lokomotif CC205 terbaru yang akan memperkuat layanan logistik di Sumatera Selatan. Serah terima resmi dilakukan pada Rabu, 22 Juli 2026 di Ruang Jaladara, Jakarta Railway Center. Proses penerimaan ini merupakan bagian dari strategi KAI untuk meningkatkan kapasitas angkut komoditas, terutama batu bara, di wilayah selatan Sumatera.

Seluruh 54 lokomotif tersebut terdiri dari seri 25 dan 26 CC205 yang disuplai oleh Progress Rail. Penerimaan dimulai sejak Agustus 2025 dan selesai secara bertahap hingga Mei 2026. Semua unit akan beroperasi di bawah naungan Divisi Regional III Palembang yang bertanggung jawab atas operasional kereta api di wilayah Sumatera Selatan.

Kapasitas Angkut Batu Bara Mencapai 85 Juta Ton

Pengadaan ini dirancang untuk memenuhi peningkatan permintaan batu bara dan komoditas lainnya di bagian selatan Sumatera. Pengembangan layanan logistik dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan prasarana, terminal, pola operasi, serta kebutuhan pelanggan yang terus berkembang. Target kapasitas angkut mencapai sekitar 85 juta ton per tahun menjadi salah satu pencapaian penting dalam program ini.

Pencapaian target tersebut tidak hanya bergantung pada ketersediaan sarana, tetapi juga pada penyelesaian prasarana pendukung, kesiapan terminal, kapasitas lintas rel, serta perkembangan kebutuhan pelanggan. KAI memastikan bahwa setiap aspek operasional telah dipersiapkan dengan matang sebelum lokomotif baru mulai beroperasi secara penuh.

Teknologi Canggih dan Uji Operasional Berhasil

Lokomotif CC205 menggunakan sistem traksi AC dengan mesin berdaya 2.200 tenaga kuda. Sarana ini dilengkapi berbagai fitur modern seperti Driver Safety System untuk mengelola risiko kelelahan masinis, PowerView Detect untuk pemantauan kondisi jalur, serta UpTime Connect yang memungkinkan pemantauan performa lokomotif selama 24 jam tanpa henti.

Dalam uji operasional di wilayah Palembang, satu lokomotif CC205 berhasil menarik 60 gerbong. Hasil uji ini menjadi dasar evaluasi KAI dalam menentukan pola operasi yang optimal dengan mempertimbangkan kemampuan sarana, kondisi lintas, kesiapan prasarana, kompetensi masinis, dan keselamatan perjalanan kereta api secara menyeluruh.

Kolaborasi dan Penguatan Sumber Daya Manusia

Colin Kerelchuk, Senior Vice President International Locomotive Sales and Operations Progress Rail, menekankan bahwa keberhasilan pengadaan ini merupakan hasil kolaborasi antara Progress Rail, KAI, dan seluruh pihak yang terlibat dalam proses produksi, pengiriman, pengujian, pelatihan, hingga penyiapan operasional.

Penyelesaian pengadaan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Progress Rail, KAI, dan seluruh pihak yang terlibat dalam proses produksi, pengiriman, pengujian, pelatihan, hingga penyiapan operasional.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menjelaskan bahwa penambahan 54 lokomotif CC205 memperkuat kesiapan KAI dalam melayani kebutuhan logistik di Sumatera Selatan. Wilayah tersebut memiliki aktivitas komoditas yang tinggi dan membutuhkan dukungan sarana, prasarana, sumber daya manusia, serta sistem operasi yang terintegrasi secara baik.

Dari sisi people, sebanyak 305 pekerja telah mengikuti pelatihan komprehensif. Mereka terdiri atas 195 pekerja bidang perawatan mesin, kelistrikan, dan mekanik serta 110 pekerja operasional. Program pelatihan ini memastikan bahwa SDM KAI siap mengoperasikan dan merawat lokomotif baru dengan optimal.

Dari sisi process, pengadaan dilengkapi program perawatan selama dua tahun, dukungan tenaga teknis, transfer pengetahuan, serta peningkatan kemampuan pekerja KAI dalam mengoperasikan dan merawat lokomotif. Langkah tersebut diarahkan untuk menjaga kesiapan sarana sekaligus memperkuat kemampuan perawatan secara mandiri di lingkungan KAI.

Adapun dari sisi performance, lokomotif CC205 memiliki daya tarik yang mendukung rangkaian dengan kapasitas lebih besar, sehingga operasional dapat berjalan lebih efisien. Penggunaan satu lokomotif CC205 juga berpotensi menggantikan kebutuhan dua lokomotif generasi sebelumnya pada pola operasi tertentu, dengan tetap memperhatikan kondisi lintas dan hasil evaluasi keselamatan.

Teknologi traksi AC, sistem pemantauan jarak jauh, serta perangkat keselamatan pada lokomotif mendukung pengelolaan performa sarana, konsumsi bahan bakar, kondisi komponen, dan kesiapan masinis. Evaluasi dilakukan secara berkala agar peningkatan kapasitas angkut tetap sejalan dengan keandalan sarana dan keselamatan perjalanan kereta api.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *