Skip to content
Yellow Desk
Agustus 2, 2026
Sabar

Sabar/Reza Kembali Dibuat Ben/Sean Gigit Jari di China Open 2026, Timbulkan Rasa Penasaran

Sandra Garcia - kabarnaya.com 2 mins read

Pasangan ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani, kembali mengalami kekalahan dari pasangan Inggris, Ben Lane dan Sean

Sabar/Reza Kembali Dibuat Ben/Sean Gigit Jari di China Open 2026, Timbulkan Rasa Penasaran

Sabar Reza Kembali Dibuat Ben Sean di China Open 2026

Kabarnaya.com – Pasangan ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani, kembali mengalami kekalahan dari pasangan Inggris, Ben Lane dan Sean Vendy. Dalam pertandingan yang berlangsung di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, pada Kamis, 23 Juli, mereka harus mengakui keunggulan lawan dengan skor telak 18-21 dan 12-21. Hasil ini menjadi bagian dari babak kedua China Open 2026 yang berlangsung dengan penuh semangat dan persaingan ketat.

Kekalahan ini semakin menegaskan bahwa Sabar/Reza belum mampu meraih satu kemenangan pun dari lima pertemuan terakhir melawan pasangan Inggris tersebut. Reza Pahlevi Isfahani mengungkapkan bahwa hingga kini ia masih kesulitan menemukan taktik yang pas untuk mengurai permainan solid lawan, terutama saat fase bertahan. Ia juga menambahkan bahwa mereka perlu bekerja lebih keras dalam latihan untuk memperbaiki koordinasi dan strategi permainan.

Riwayat Pertemuan yang Belum Menguntungkan

Kedua pasangan ini pertama kali bertemu di semifinal Orleans Masters 2021 pada 27 Maret 2021. Saat itu, Sabar/Reza harus menyerah setelah melewati rubber games melawan ganda Inggris. Pertemuan tersebut menjadi awal dari sejarah pertemuan yang belum menguntungkan bagi pasangan Indonesia. Sejak saat itu, mereka terus berhadapan di berbagai turnamen internasional dengan hasil yang cenderung sama.

Ketidakberuntungan serupa terjadi di Swiss Open 2024. Pada 23 Maret 2024, Sabar/Reza kembali terhenti di babak semifinal oleh Ben/Sean melalui rubber games. Tidak lama kemudian, di Malaysia Open 2025, pasangan Indonesia kalah lagi, kali ini melalui dua gim langsung di babak kedua. Setiap pertemuan menunjukkan bahwa Ben/Sean memiliki keunggulan taktis yang konsisten.

Pertemuan keempat terjadi di tahun berjalan, tepatnya saat Sabar/Reza tumbang di perempat final Japan Open 2026. Kali ini, kekalahan datang lagi melalui dua gim langsung. Kini, di China Open 2026, kekalahan beruntun terus berlanjut. Reza menjelaskan bahwa mereka perlu mempelajari lebih dalam pola permainan lawan untuk menemukan celah kemenangan.

Reza Tetap Berharap Bisa Menemukan Pola

Sebagai unggulan keenam di turnamen ini, Reza tidak ingin menyerah begitu saja. Ia yakin bahwa dengan terus mencoba, mereka akan menemukan solusi. Reza juga menyebutkan bahwa pengalaman dari setiap pertandingan membantu mereka memahami kelemahan dan kekuatan lawan. Ia berharap bahwa pertemuan berikutnya akan menjadi momen untuk mengubah nasib.

Kami belum menemukan pola main yang cocok untuk melawan mereka. Mereka itu mainnya safe dan saya merasa berbeda dari pemain-pemain yang lainnya. Tapi kami nanti akan coba terus, jelas Reza.

Kini, semua mata tertuju pada apakah Sabar/Reza bisa mengubah nasib mereka melawan Lane dan Vendy di pertemuan berikutnya. Dengan semangat yang tetap tinggi dan tekad yang kuat, pasangan Indonesia ini siap menghadapi tantangan di turnamen berikutnya. Mereka percaya bahwa kemenangan akan datang jika mereka terus belajar dan berkembang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *