Skip to content
Yellow Desk
Agustus 2, 2026
Swiss

Swiss Pulangkan Kolombia Lewat Babak Tos-tosan – Tantang Messi dkk di Perempat Final

Sandra Moore - kabarnaya.com 3 mins read

Swiss Hapus Kolombia via Penalti - Tantang Messi di Perempat Final Swiss Pulangkan Kolombia Lewat Babak Tos tosan - Swiss berhasil mengirimkan Kolombia ke

Swiss Pulangkan Kolombia Lewat Babak Tos-tosan – Tantang Messi dkk di Perempat Final

Swiss Hapus Kolombia via Penalti – Tantang Messi di Perempat Final

Swiss Pulangkan Kolombia Lewat Babak Tos tosan – Swiss berhasil mengirimkan Kolombia ke babak berikutnya setelah mengatasi tim tersebut dalam pertandingan penuh drama pada babak penalti di BC Place, Vancouver. Kemenangan ini memastikan Swiss melangkah ke perempat final Piala Dunia 2026, dengan skor akhir 4-3 setelah pertandingan berakhir 0-0 setelah babak tambahan. Hasil ini menjadi kemenangan penting bagi Swiss, yang kini siap menghadapi Argentina di babak perempat final.

Pertandingan antara Swiss dan Kolombia berlangsung sangat menegangkan sejak awal. Kedua tim memperlihatkan permainan yang intens, dengan Swiss mengandalkan dominasi bola di lapangan, sementara Kolombia terus berusaha menciptakan peluang melalui serangan cepat. Dalam babak penalti, keputusan wasit dan keterampilan para pemain menjadi faktor utama. Swiss menunjukkan kekuatan mental saat melangkah ke babak penalti, yang akhirnya memutuskan nasib pertandingan.

Permainan Taktis yang Sengit

Dari menit pertama hingga babak tambahan, kedua tim saling menguji strategi dan kesabaran. Swiss memilih formasi 4-2-3-1 yang berfokus pada permainan kontrol, sementara Kolombia menggunakan formasi 4-4-1-1 dengan mempertahankan James Rodriguez dan Luis Diaz sebagai pemain kunci. Meski tak ada gol yang tercipta, pertandingan tetap memperlihatkan permainan teknis yang tinggi.

“Ini pertandingan penuh tekanan, di mana setiap kesempatan di lapangan sangat berharga,”

kata pelatih Swiss, Murat Yakin, setelah pertandingan berakhir. Kolombia mengalami sedikit kesulitan dalam menembus pertahanan Swiss, sementara pemain Swiss terus menunjukkan keunggulan dalam penguasaan bola. Namun, ketatnya pertandingan membuat kegembiraan terus terasa hingga babak tambahan.

Momen Kritis di Babak Penalti

Babak penalti menjadi penentu bagi nasib pertandingan. Swiss menunjukkan kemampuan yang matang dalam melangkah ke babak ini, dengan kiper Gregor Kobel menjadi bintang utama. Dalam pertandingan adu penalti, empat dari lima penalti yang dilemparkan oleh Swiss berhasil dicetak, sedangkan Kolombia hanya mampu mencetak tiga gol. Dominasi Swiss dalam babak penalti membuat mereka mengambil langkah penting menuju perempat final.

Beberapa momen menarik terjadi selama babak penalti, termasuk kegagalan Manuel Akanji yang menjadi kejutan bagi penonton. Di sisi lain, Kolombia mengalami kegagalan pada dua penalti, yang memperparah tekanan pada mereka. Kiper Gregor Kobel tampil gemilang dengan menggagalkan sepakan Cucho Hernandez, menjadi pilar penting dalam kemenangan Swiss. Hasil ini mencerminkan ketangguhan tim Swiss di babak penalti.

Pelatih dan Komentar Pemain

Pelatih Swiss, Murat Yakin, puji kinerja timnya dalam menjaga ketenangan di babak penalti. “Kami terus berfokus pada setiap momen di lapangan, terutama saat babak penalti tiba,” ujarnya. Sementara itu, pemain Kolombia, James Rodriguez, menyatakan kekecewaan setelah timnya tak mampu memperoleh kemenangan di babak pertama. “Kami bermain dengan baik, tetapi kurang beruntung di babak penalti,” katanya.

Kemenangan ini mengubah arah permainan Swiss, yang sebelumnya sempat terpuruk di babak pertama. Mereka menunjukkan konsistensi yang luar biasa dalam mengatasi tekanan, terutama dalam babak penalti. Kini, Swiss siap menghadapi Argentina di perempat final, yang menjadi ujian berikutnya bagi mereka. Pertandingan ini akan menjadi momen penting untuk melihat apakah Swiss dapat mempertahankan performa yang gemilang.

Susunan Pemain dan Penampilan Kunci

Swiss (4-2-3-1): Gregor Kobel; Ricardo Rodriguez (Miro Muheim 71′), Manuel Akanji, Nico Elvedi, Denis Zakaria (Silvan Widmer 87′); Granit Xhaka, Remo Freuler; Dan Ndoye (Ruben Vargas 90′), Ardon Jashari (Djibril Sow 46′), Fabian Rieder (Zeki Amdouni 103′); Breel Embolo (Cedric Itten 87′)

Kolombia (4-4-1-1): Camilo Vargas; Johan Mojica, Jhon Lucumi (Yerry Mina 119′), Davinson Sanchez, Daniel Munoz; Luis Diaz, Gustavo Puerta, Jefferson Lerma (Richard Rios 82′), Jhon Arias (Jaminton Campaz 66′); James Rodriguez (Juan Fernando Quintero 66′); Luis Suarez (Cucho Hernandez 82′)

Pelatih: Murat Yakin (Swiss) dan Nestor Lorenzo (Kolombia).

Beberapa pemain Swiss seperti Dan Ndoye dan Zeki Amdouni tampil menonjol di babak penalti, memberikan kontribusi signifikan. Sementara itu, Kolombia mengandalkan Luis Diaz dan James Rodriguez di babak pertama, tetapi mereka gagal memanfaatkan kesempatan yang ada. Performa tim dan individu di babak penalti menjadi penentu utama, dengan Swiss menunjukkan ketangguhan di setiap fase pertandingan.

Kemenangan atas Kolombia adalah momen penting dalam perjalanan Swiss di Piala Dunia 2026. Ini menegaskan bahwa mereka mampu mengatasi tekanan di babak penalti, yang merupakan ujian teknik dan mental. Pertandingan perempat final melawan Argentina akan menjadi ujian berikutnya, dengan Swiss berharap mengulangi keberhasilan mereka di babak penalti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *